SEMUA KARENA UANG

Table of Contents

SEMUA KARENA UANG

SEMUA KARENA UANG

Berbagai cara dilakukan banyak orang demi uang. Apalagi pada zaman sekarang seperti apapun bisa dibeli asalkan kita mempunyai banyak uang. Seperti masuk sekolah yang kita inginkan, bila memiliki kebatasan kemampuan masuk sekolah tersebut. Bisa dengan kompromi uang atau istilah kasarnya menyogok untuk masuk sekolah yang di inginkan. Tidak hanya itu saja dalam dunia pekerjaan,bisnis maupun politik juga banyak dilakukan moneypolitik .

Uang memang tak bisa membeli kebahagiaan, tetapi dengan uang kita bisa sedikit bahagia. Begitulah bunyi salah satu pepatah dan kebahagiaan yang tak bisa dibeli. Ya, berapapun besarnya uang tak menjamin mendapatkan kebahagiaan. Bahagia letaknya di hati yang tenteram, jauh dari utang, dan kehidupan yang bisa dinikmati secara tenang. Tetapi, ya itu tadi dengan punya uang kita bisa sedikit bahagia.

Begitulah uang yang selalu dicari sampai bercucuran keringat. Dari pagi ke sore. Dari sore ke malam. Kepala menjadi kaki. Dan kaki menjadi kepala, untuk sekedar menggam barkan betapa susah payahnya mencari uang dengan cara bekerja. Ada yang memilih bekerja dengan cara halal, namun tak sedikit yang dengan alasan terpaksa melakukan pekerjaan haram.

Zaman telah mengubah gaya hidup yang semakin menuntut hidup konsumtif. Mendahulukan gengsi daripada kejujuran. Mendahulukan tampilan daripada kualitas. Apalagi jika hidup di kota-kota besar yang kata orang lebih kejam ketimbang ibu tiri. Ongkos hidup yang di atas rata rata menuntut penghuni kota berlomba mencari uang.’

Sumber : https://solidaritymagazine.org/