JANGAN HANYA BERMIMPI PERLU DIWUJUDKAN

JANGAN HANYA BERMIMPI PERLU DIWUJUDKAN

JANGAN HANYA BERMIMPI PERLU DIWUJUDKAN

Menyalahkan orang lain hampir dipastikan orang yang mau cari aman dan selamat, melemparkan kesalahannya pada orang lain. Dia tidak rela kalau dirinya dibilang salah. Sikap seperti ini dibilang salah. Sikap seperti ini sebenarnya bersifat kekanak-kanakan, karena seperti sifat anak-anak yang tidak mau disalahkan.

Bila ada masalah atau kesalahan, mestinya pertama yang ditanyakan adalah “siapa” yang berbuat atau melakukan, bukan “apa” penyebab masalah atau kesalahan itu.

Tanpa kita sadari, sebenarnya kita memiliki “penyakit” mental yang dapat menghalangi kesuksesan kita. Dalam keseharian memang tidak terlihat mencolok, tapi sebenarnya penyakit mental ini lama kelamaan menggerogoti dan mempengaruhi bagaimana kita bertindak dan bersikap. Sebelum itu terlanjur dan menjadi kebiasaan yang akut, ada baiknya kita tahu beberapa penyakit mental yang musti kita jauhi dan selanjutnya kita mengaca diri.

Menyalahkan diri sendiri berbeda artinya dengan megakui kesalahan. Maksud menyalahkan diri sendiri adalah karena dirinya merasa tidak mampu. Coba kita perhatikan, bila ada orang bilang begini:

“Yah, dia sih pasti bisa. Dia kan ahlinya. Atau, dia kan berbakat, dia kan punya modal, dia kan punya jabatan dan sebagainya”.

Penyakit inilah yang ibaratnya dalam istilah medis yang disebut kanker yang makin lama makin bertambah besar di dalam mental kita.  Penyakit ini pelan-pelan bisa membunuh kita. Kita merasa tidak punya kemampuan. Kita sering membandingkan keberhasilan orang lain dengan kekurangan kita, sehingga keberhasilan orang lain dianggap wajar karena mereka punya sesuatu lebih yang tidak kita punyai.

Perlu untuk kita renungkan, keberhasilan tidak akan pernah berwujud melalui jalan pintas. Jalan pintas atau instant tidak akan membawa orang pada kesuksesan yang sebenarnya, karena ia tidak mengikuti rangkaian proses.

Sumber : https://profilesinterror.com/