Ini Persiapan Delegasi Indonesia Jelang Puncak Asia Pasific ICT Alliance Award 2017 di Bangladesh

Ini Persiapan Delegasi Indonesia Jelang Puncak Asia Pasific ICT Alliance Award 2017 di Bangladesh

Ini Persiapan Delegasi Indonesia Jelang Puncak Asia Pasific ICT Alliance Award 2017 di Bangladesh

Asia Pacific ICT Alliance Awards (APICTA Awards) adalah sebuah program penghargaan internasional

yang diselenggarakan oleh APICTA, yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan ICT dan membantu menjembatani kesenjangan digital

Dengan menyediakan peluang untuk mengembangkan jaringan dan produk kepada inovator dan wirausaha ICT di kawasan asia, program ini dirancang untuk meningkatkan inovasi dan kreativitas ICT, mendorong hubungan ekonomi dan perdagangan, memfasilitasi transfer teknologi, dan menawarkan peluang bisnis yang sesuai melalui pemaparan terhadap pemodal dan investor.

Tahun ini, APICTA Awards akan diadakan di Dhaka, Bangladesh pada tanggal 7-10 Desember 2017.

Penjurian akan diadakan di Radisson Blu Water Garden dan malam penghargaan akan diadakan di Bangabandhu International Conference Center (BICC). APICTA Awards 2017 akan diikuti oleh peserta-peserta terbaik dari seluruh kawasan Asia Pasifik.

Tim Knock-Knock” yang berasal dari Telkom University, merupakan delegasi Indonesia di ajang APICTA 2017. Terdiri dari Aidil Afdan Pananrang, Januar Triandy Nur Elsa , Mochamad Agusta Naofal Hakim, Agung Cahya Ilhami, Rama Aditya Maulana menciptakan produk To-Do Diet. Tim tersebut dibimbing oleh salah satu dosen Telkom University, Dr. Satria Mandala.

Sekretaris Tim Knock-Knock Aidil Afdan Pananrang mengatakan, To-Do Diet merupakan aplikasi kesehatan berbasis sensor kinect, yang dapat digunakan untuk terapi penurunan berat badan bagi orang yang mengalami obesitas ataupun kelebihan berat badan.

Sehingga para pengguna dapat melakukan diet dengan cara yang jauh lebih menyenangkan seperti bermain game.

Sebelumnya, aplikasi ini telah memperoleh juara 1 di Telemedicine Innovation Challenge 2017, yang bertempat di Malaysia,” ujar Aidil dalam keterangan tertulisnya kepada RMOLJabar, Selasa (5/12).

Ia menuturkan bahwa Hasil yang diharapkan pada kegiatan ini adalah sebagai, terciptanya karya inovatif yang berguna demi kemajuan bangsa dan negara, meningkatnya prestasi Indonesia pada kompetisi Asia Pacific Information and Communication Technology Award (APICTA), dan meningkatnya partisipasi para mahasiswa Indonesia pada kejuaraan Internasional, secara khusus pada kompetisi Asia Pacific Information and Communication Technology Award (APICTA) .

Lalu mendapatkan penghargaan pada kompetisi Asia Pacific Information and Communication Technology Award (APICTA) 2017,” ujarnya.

Tim Knock-Knock” akan bertolak ke Dhaka, Bangladesh, pada tanggal 6 Desember 2017. Melalui Bandara Soekarno Hatta. Saat ini tim Knock-Knock sedang melakukan persiapan sebaik mungkin menjelang keberangkatan tersebut.

Diantaranya menyempurnakan aplikasi To-Do Diet” yang akan dilombakan, agar meminimalkan semua kesalahan teknis yang mungkin terjadi pada kompetisi. Selain itu, Tim Knock-Knock sedang merampungkan segala dokumen teknis dan slide materi presentasi yang nantinya akan ditampilkan dihadapan dewan juri pada proses penilaian nanti.

Tim Knock-Knock juga mengharapkan doa dari seluruh masyarakat Indonesia, agar kelak di APICTA 2017 dapat diberikan yang terbaik serta mengharumkan bangsa dan negara. Semoga segala upaya yang dilakukan oleh Tim Knock-Knock dapat memberikan manfaat bagi bangsa dan negara, serta dapat menjadi dorongan dan inspirasi bagi Rakyat Indonesia untuk senantiasa berprestasi dan berkarya di kancah Internasional,” ujar Aidil.

 

Sumber :

https://www.kitabisa.com/orang-baik/2763065