Category: Uncategorized

Beberapa Keuntungan dan Kelemahan dari Metode

Beberapa Keuntungan dan Kelemahan dari Metode

Beberapa Keuntungan dan Kelemahan dari Metode

Keuntungan : 
a. Memberikan dorongan kepada pegawai untuk melakukan pekerjaan dengan lebih baik, karena adanya pencatatan hasil pekerjaannya tiap hari dalam buku catatan harian yang kemudian diperiksa oleh kepalanya.
b. Metode ini dapat mengurangi waktu dari penganalisa jabatan dalam mengadakan observasi dan wawancara, apabila sebelumnya telah mempelajari buku-buku catatan harian.
Kelemahan:
a. Pada umumnya informasi yang diperoleh adalah tidak lengkap, karena tidak
memasukkan data – data lain yang diinginkan seperti alat -alat yang dipergunakan, kondisi – kondisi kerja dan sebagainya.
b. Memakan waktu lama

4. Pengamatan
Pengamatan langsung terutama bermanfaat dalam pekerjaan yang hanya terdiri dari aktivitas fisik yang dapat diamati. Pengamatan langsung sering digunakan dengan kombinasi wawancara. Salah satu pendekatan adalah dengan mengamati pegawai pada waktu melaksanakan tugasnya dalam suatu daur (cycle) kerja yang lengkap. Di sini perusahaan mencatat semua aktivitas-aktivitas pekerjaan yang diamati, kemudian setelah mengakumulasi informasi sebanyak mungkin, perusahaan mewawancarai pegawai, di mana orang itu didorong untuk memperjelas hal – hal yang belum dipahami benar dan menjelaskan aktivitas tambahan yang dilakukannya yang tidak kita amati.

Menurut Moekijat, 1992: 76 Beberapa Keuntungan dan Kelemahan dari Metode ini adalah: :
Keuntungan : 
a. Ada keseragaman , baik mengenai informasi yang dikumpulkan, maupun mengenai standard yang dipergunakan untuk menilai kecakapan, pengetahuan, pendidikan, tanggung jawab dan kondisi kerja.
b. Informasi yang diperoleh adalah lebih lengkap, lebih teliti, dan lebih dapat
dipercaya.

Kelemahan:
a. Sebagai metode tunggal, informasi yang diperoleh kurang lengkap.
b. Apabila pengamatan itu dilakukan hanya dalam waktu-waktu yang terbatas, misalnya sekali seminggu atau sekali sebulan, maka informasi yang diperoleh tidak lengkap.
Metode pengamatan merupakan metode yang paling baik untuk jabatan yang sederhana dan yang sifatnya berulang. Untuk jabatan-jabatan yang lain sebaiknya dipergunakan gabungan antara metode pengamatan dan metode wawancara

Sumber : https://icanhasmotivation.com/

Pengertian OSI layer dan tcp or ip

Pengertian OSI layer dan tcp or ip

Pengertian OSI layer dan tcp or ip

Model Referensi jaringan terbuka OSI atau di sebut juga OSI Reference Model for open networking ialah model arsitektur jaringan yang mengembangkan sebuah badan International Organization for Standardization (ISO) di Eropa pada tahun 1977. OSI merupakan singkatan dari sebuah Open System Interconnection. Model ini bisa disebut juga dengan “Model tujuh lapis OSI” (OSI seven layer model).

OSI berusaha membentuk standar jaringan komputer untuk menunjang interoperatibilitas antar pemasok yang berbeda-beda. Di dalam suatu jaringan yang besar biasanya ada banyak protokol jaringan yang berbeda. Dengan  tidak adanya suatu protokol yang sama, membuat banyak perangkat tidak dapat saling berkomunikasi.

Model referensi ini awalnya ditujukan untuk basis yang mengembangkan protokol-protokol jaringan komputer, walaupun pada kenyataannya inisatif ini bisa mengalami kegagalan. Kegagalan itu bisa disebabkan oleh beberapa faktor berikut:

• Model referensi ini bisa dianggap sangat kompleks. Beberapa fungsi (seperti metode komunikasi connectionless) dianggap masih kurang sempurna, sementara fungsi lainnya (seperti flow control dan koreksi kesalahan) diulangi hingga sampai beberapa lapisan

• Standar model referensi ini, bila dibandingkan menggunakan model referensi DARPA (Model Internet) yang sudah dikembangkan oleh Internet Engineering Task Force (IETF), sangat berdekatan. Model DARPA adalah model basis protokol TCP/IP yang populer dipakai

• Pertumbuhan Internet dan protokol TCP/IP (sebuah protokol jaringan dunia nyata) membuat OSI Reference Model menjadi sangat kurang diminati oleh peminatnya.

Pemerintah AS (Amerika Serikat) mencoba untuk bisa mendukung protokol OSI Reference Model dalam sebuah solusi jaringan pemerintahan pada tahun 1980-an, dengan beberapa standar yang disebut juga dengan Government Open Systems Interconnection Profile (GOSIP). Walaupun demikian, usaha inialambat laut akhirnya ditinggalkan pada tahun 1995, dan implementasi jaringan yang menggunakan OSI Reference model jarang dijumpai di luar Eropa.

OSI Reference Model akhirnya dapat dilihat sebagai model ideal dari koneksi logis yang terjadi supaya komunikasi data dalam jaringan dapat berlangsung dengan baik. Protokol yang dipakai dalam dunia nyata, semacam TCP/IP, DECnet dan IBM Systems Network Architecture (SNA) menempatkan tumpukan protokol (protocol stack) mereka ke OSI Reference Model. OSI Reference Model pun dipakai untuk awal mempelajari bagaimana beberapa protokol jaringan di dalam sebuah kumpulan protokoldapat berfungsi.

Baca Juga :

Pengertian Perkebunan Beserta Manfaatnya

Pengertian Perkebunan Beserta Manfaatnya

Pengertian Perkebunan Beserta Manfaatnya

Pengertian Perkebunan

Tanaman, Pengertian Perkebunan Beserta Manfaatnya Lengkap- Perkebunan adalah semua kegiatan yang tumbuh tanaman tertentu di darat dan / atau media pertumbuhan lainnya dalam ekosistem yang sesuai; pengolahan, dan pemasaran barang dan jasa yang dihasilkan dari tanaman, dengan bantuan ilmu pengetahuan dan teknologi, modal dan manajemen untuk usaha pertanian dan kesejahteraan masyarakat.

Tanaman yang tumbuh sebagai tanaman yang merupakan makanan pokok dan sayuran untuk membedakannya dari bidang bisnis dan hortikultura sayuran dan bunga, upaya penanaman pohon buah, meskipun masih disebut usaha perkebunan. Tanaman yang tumbuh umumnya besar dengan menanam waktu yang relatif lama, dari kurang dari satu tahun.

Perkebunan dibedakan dari agroforestry dan silvikultur (budidaya hutan) karena sifat intensif. Di perkebunan pemeliharaan memainkan peran penting; sementara di agroforestry dan silvikultur, tanaman cenderung dibiarkan tumbuh sebagai kondisi alami. Karena sifatnya yang intens, hampir selalu menerapkan metode budidaya perkebunan monokultur, kecuali untuk komoditas tertentu, seperti lada.

Ukuran areal perkebunan relatif dan tergantung pada volume komoditi yang dihasilkan. Namun, perkebunan membutuhkan area minimum untuk menjaga keuntungan melalui penerapan sistem produksi. Kepemilikan tanah bukan merupakan syarat mutlak di perkebunan, sehingga untuk beberapa komoditas sistem sewa tanah atau sistem divisi bisnis, berkembang seperti NES (PIR).

Komoditas Perkebunan

Perkebunan dapat tumbuh tanaman / industri seperti kakao, kelapa, dan teh atau tanaman hortikultura seperti pisang, anggur dan anggrek. Dalam arti di Indonesia.

Perkebunan tropika dan subtropika

Di daerah tropis dan subtropis, termasuk perkebunan tanaman musiman atau tahunan. Berikut adalah daftar komoditas (tidak lengkap), menurut produk.

Tanaman, Pengertian Perkebunan Beserta Manfaatnya Lengkap

Tanaman industri semusim

Tanaman semusim adalah tanaman yang hanya mampu tumbuh sepanjang tahun, atau tanaman tahunan dipanen cepat sebelum musim berakhir. Tanaman pertanian musiman tidak sebanyak tanaman perkebunan tahunan. Contoh tanaman industri semusim adalah: serat rami, dari tanaman Cannabis sativa.

Tanaman industri tahunan

Tanaman tahunan adalah tanaman yang dapat tumbuh lebih dari dua tahun. Tanaman industri tahunan umumnya mengacu woody tanaman sulit untuk membedakan semak nyata dan rumput juga bisa dikatakan merupakan tanaman tahunan.

Tanaman industri tahunan dapat dipanen beberapa kali sebelum akhirnya hasil menurun dan tidak lagi ekonomis produktif, yang kemudian dipotong. Contoh tanaman industri tahunan: karet dari getah (lateks) dari tanaman (Hevea brasiliensis).

Tanaman hortikultura

Buah apel
Buah durian
Buah mangga
Buah nanas
Buah pisang

Perkebunan subtropika dan iklim sedang

Perkebunan di wilayah tersebut sebagian besar diklasifikasikan sebagai taman, bukan perkebunan. Selain itu, tidak ada tanaman musiman, karena musim biasanya digolongkan sebagai tanaman lapangan, seperti tembakau dan kapas; meskipun memproduksi produk serupa dengan perkebunan di daerah tropis, seperti gula yang dihasilkan dari gula bit di daerah beriklim, sedangkan untuk daerah tropis yang dihasilkan dari tebu.

Contoh lain adalah minyak goreng yang dihasilkan dari canola atau bunga matahari bidang di daerah beriklim, sedangkan untuk daerah tropis sebagian besar dihasilkan dari kelapa sawit dan kelapa.

Komoditas yang dihasilkan daerah ini sebagian besar buah-buahan, beberapa diantaranya adalah buah dan anggur, dari beberapa jenis tanaman merambat dibudidayakan.

Manfaat Perkebunan

Secara garis besar perkebunan memiliki manfaat menyerap banyak tenaga kerja, menjaga kelestarian lingkungan serta dapat meningkatkan devisa bagi negara.

Sumber : https://pensil.co.id/