Category: Teknologi

ZTE Resmi Rilis Nubia Red Magic 3S, Ini Spesifikasinya

ZTE Resmi Rilis Nubia Red Magic 3S, Ini Spesifikasinya

ZTE Resmi Rilis Nubia Red Magic 3S, Ini Spesifikasinya

ZTE akhirnya merilis Ponsel gaming Nubia Red Magic 3S secara resmi di China pada 5 September 2019

. Perangkat ini merupakan generasi penerus Red Magic 3 yang sudah meluncur lebih dahulu. Seperti seri sebelumnya seri ini tidak mengalami banyak perubahan.

Dilaporkan GSM Arena, salah satu perbedaan utama pada keduanya adalah dalam hal desain ventilasi udara dan perbaikan pada antena. Pembaruan saluran udara yang masuk membuat pendinginan aktif lebih efisien.

Melalui desain kipas khusus baru, Nubia Red Magic 3S memiliki kinerja

yang jauh lebih baik. Kerja CPU atau GPU disebut-sebut juga lebih baik sehingga pengenalan adegan game berada pada level baru.

Nubia Red Magic 3S menggunakan layar AMOLED FHD 6,65 inci dengan refresh rate 90Hz dan refresh rate sentuh 240Hz. Perangkat mendukung peredupan DC dan kecerahannya mencapai 430 nits.

Di dalam bodinya, smartphone gaming ini dilengkapi prosesor Snapdragon 855+

(Plus). Perangkat memiliki RAM 8GB atau 12GB dan penyimpanan internal 128GB/256GB. Menariknya teknologi penyimpanan internalnya berbasis UFS 3.0 sehingga menjadikan perangkat lebih cepat merespons.

Smartphone ini juga dipersenjatai dengan pencahayaan RGB (16,8 juta) di bagian belakangnya. Handset membawa atmosfer permainan kompetitif yang lebih menjanjikan bagi penggunanya.

 

Baca Juga :

Tim Robotik Indonesia Kalah dari Korea Karena Belum Terapkan 5G

Tim Robotik Indonesia Kalah dari Korea Karena Belum Terapkan 5G

Tim Robotik Indonesia Kalah dari Korea Karena Belum Terapkan 5G

Pada 11 Agustus 2019, dalam ajang Federation of International Robot-sport Association

(FIRA) Roboworldcup 2019, tim Robotika Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya menerima kekalahan dari tim robotik negara Korea.

Penyebabnya adalah persoalan jaringan internet, hal tersebut diungkapkan Mochamad Ashari, Rektor Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), Surabaya, Jawa Timur.

Menurut Ashari, mahasiswanya kalah dari robot buatan mahasiswa Korea. Artinya, kompetitor dalam kompetisi tersebut mereka sudah mempersiapkan robotnya menggunakan jaringan internet 5G.

“Sementara mahasiswa kami menggunakan 4G. 4G itu ada delay.

Jadi robot mahasiswa ITS suruh nendang, dia lama nendangnya. Makanya, kita berharap untuk bisa cepat menerapkan 5G,” ujar Ashari, di Surabaya saat uji coba 5G.

Diketahui, saat kompetisi bertaraf Internasional, tim Robotika ITS memboyong delapan robot andalan untuk memperebutkan gelar juara dari tiga kategori lomba yang berbeda.

Dia mengungkapkan, sebelumnya FIRA merupakan kompetisi robot internasional yang diperuntukkannya khusus sepak bola, makanya disebut sebagai Federation of International Robot-soccer Association.

Namun ada berbagai kategori lomba lain yang baru, seperti panahan

, angkat beban, robot terbang, dan lain lain.

Baca Juga :Uji Jaringan 5G, 3 Indonesia Gaet Mahasiswa dengan Hologram

Tim ITS mengikuti tiga kategori lomba, yaitu HuroCup, RoboAir, dan RoboSot. Untuk kategori HuroCup. Tim ITS bersaing dalam divisi sepak bola, angkat beban, panahan, lari, dan halang rintang.

“Namun tim robotik ITS kalah, akan tetapi itu menjadi pembelajaran bagi ITS sehingga dengan adanya uji coba 5G di ITS membuat mahasiswa cepat mengetahui seperti apa manfaatnya yang dapat diterapkan,” tutup Ashari.

 

Sumber :

https://thesrirachacookbook.com/

Indira Hadir Buat Pelanggan Indosat Ooredoo

Indira Hadir Buat Pelanggan Indosat Ooredoo

Indira Hadir Buat Pelanggan Indosat Ooredoo

Indosat Ooredoo memanfaatkan tren teknologi terbaru untuk meningkatkan

pengalaman pelanggan dengan menyediakan chat-bot INDIRA (Indosat Digital Representative Assistant), asisten digital yang menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI). INDIRA mampu menjawab pertanyaan dari pelanggan secara langsung dengan fitur live chat di situs web Indosat Ooredoo dan aplikasi MyIM3.

Vikram Sinha, Director & Chief Operating Officer Indosat Ooredoo mengatakan, dengan fitur INDIRA ini perusahaan telah mengurangi waktu tunggu (menanggapi pertanyaan pelanggan) secara signifikan dan secara langsung meningkatkan kepuasan pelanggan terhadap layanan Indosat Ooredoo.

INDIRA merupakan bagian dari peningkatan layanan digital Indosat Ooredoo

yang menawarkan pengalaman langsung kepada pelanggan melalui fitur live chat yang sudah terintegrasi dengan situs web dan aplikasi seluler MyIM3. Dengan fitur live chat ini, pelanggan bisa dengan mudah menanyakan produk dan layanan Indosat Ooredoo, penyampaian pesan dan keluhan serta mendapatkan penyelesaian secara langsung tanpa harus menunggu untuk tersambung dengan staf customer service untuk menyelesaikan masalah mereka.

Pelanggan juga dapat memesan nomor antrian Gerai dan memilih lokasi Gerai

tujuan melalui fitur INDIRA. Selain dapat membantu menjawab pertanyaan pelanggan, INDIRA juga mampu memberikan rekomendasi paket yang sesuai dengan pelanggan berdasarkan historis penggunaan paket sebelumnya.

“Kami selalu berusaha untuk menawarkan pengalaman pelanggan yang lebih baik dan lebih efisien. Pengguna Indosat Ooredoo bisa langsung mengunduh aplikasi MyIM3 secara gratis dari App Store atau Google Play untuk memanfaatkan fitur ini secara langsung.” kata Vikram Sinha.

 

Baca Juga :

Naik, Ini Tarif Baru Ojek Online September 2019

Naik, Ini Tarif Baru Ojek Online September 2019

Naik, Ini Tarif Baru Ojek Online September 2019

Mulai pekan ini, tarif ojek online resmi naik. Tarif baru khusus kendaraan roda dua

itu mulai diberlakukan oleh pemerintah melalui Kementerian Perbuhungan (Kemenhub).

Pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 12 dan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KP 348 Tahun 2019, pemerintah menetapkan tarif dasar dan tarif minimum ojek online berdasarkan tiga zona wilayah.

Dengan pemberlakuan tarif baru yang akan berlaku di seluruh Indonesia ini, Grab nantinya akan beroperasi di 224 kota/kabupaten. Sementara, Gojek akan beroperasi di 221 kota/kabupaten.

Tarif baru ojek online diberlakukan dengan 3 kategori wilayah.

Berikut rincian tarif baru ojek online motor:
Zona 1

Meliputi Sumatera, Jawa (tanpa Jabodetabek), dan Bali

Besaran tarif baru untuk Zona 1, yakni batas bawah sebesar Rp1.850 dan batas atas Rp2.300, serta biaya jasa minimal Rp7.000-Rp10.000.
Zona 2

Meliputi kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek)

Besaran tarif baru berlaku dalam Zona 2 adalah tarif batas bawah sebesar Rp2.000

dan batas atas Rp2.500, serta biaya jasa minimal Rp8.000-Rp10.000.
Zona 3

Meliputi wilayah Kalimantan, Sulawesi, NTT, Maluku, dan Papua

Besaran tarif baru yang berlaku dalam Zona 3, yakni tarif batas bawah sebesar Rp2.100 dan batas atas Rp2.600, dengan biaya jasa minimal Rp7.000-Rp10.000.

 

Sumber :

https://dogetek.co/

VMware Tanzu, Solusi Perusahaan dalam Mengelola Software

VMware Tanzu, Solusi Perusahaan dalam Mengelola Software

VMware Tanzu, Solusi Perusahaan dalam Mengelola Software

Di perhelatan akbar VMworld 2019, VMware meluncurkan VMware Tanzu,

yakni serangkaian portofolio produk dan layanan yang mendukung terlaksananya transformasi bagi enterprise dalam membangun, menjalankan, dan mengelola peranti lunak di Kubernetes.

Portofolio yang diumumkan ini meliputi Project Pacific yang masih dalam versi technology preview yang difokuskan untuk mendukung transformasi VMware vSphere ke platform native Kubernetes pada versi-versi yang akan dirilis mendatang; serta VMware Tanzu Mission Control, yakni sebuah pusat kontrol yang memungkinkan pelanggan untuk mengelola seluruh klaster Kubernetes mereka, terlepas di manapun lokasi klaster tersebut bernaung.
Modern datacenter. Cloud computing. 3d rendering

Chief Operating Officer, Products and Cloud Services, VMware,

Raghu Raghuram, mengatakan, saat ini, banyak organisasi punya mimpi dapat menggandeng mitra yang mampu memenuhi kebutuhan-kebutuhan mereka, seiring dengan gencarnya kebutuhan untuk migrasi ke aplikasi-aplikasi modern.

“Kami siap membantu pelanggan membangun aplikasi dengan menghadirkan platform, tools

, dan layanan untuk pengembang, seperti yang disediakan oleh Pivotal. Kami juga siap mendukung mereka dalam menjalankan aplikasi melalui kehadiran Project Pacific dengan mentransformasikan vSphere ke dalam platform native Kubernetes, serta dalam mengelola footprint Kubernetes yang luas di beragam lingkungan yang berbeda, dari satu titik kontrol terpusat yang terdapat pada VMware Tanzu Mission Control.”

Sumber :

https://thesrirachacookbook.com/

Ini Wujud Kamera ‘L’ Milik Samsung Galaxy A71

Ini Wujud Kamera ‘L’ Milik Samsung Galaxy A71

Ini Wujud Kamera ‘L’ Milik Samsung Galaxy A71

Samsung tampaknya tengah merilis model kamera baru. Pasalnya

, rumor yang beredar mengungkap tata letak konfigurasi kamera Samsung Galaxy A71 tak seperti biasanya.

Dilansir dalam GSMArena, Samsung dikabarkan menyusun keempat kamera menjadi berbentuk huruf ‘L’. Adapun keempat lensa itu adalah 48MP lensa utama, 12MP lensa ultrawide, telefoto 12MP, dan kamera ToF. Hal ini menarik, mengingat Samsung biasanya hanya menata kameranya secara vertikal.

Disisi bagian depan, A71 terlihat tampil dengan bezel tipis dengan ‘notch’

pada layarnya. Lebih lanjut, ponsel ini juga terlihat memiliki screen to body yang cukup besar. Pasalnya, gambar yang beredar tampak seperti itu.

Baca juga: Samsung Galaxy Note10+ 5G Memenangkan Penghargaan CES 2020

Sementara itu, Galaxy A71 disebut-sebut menjadi ponsel kelas menengah milik Samsung yang akan datang dengan dukungan 5G. Khusus bagian baterai, Galaxy A71 disebut akan dibekali dengan baterai berkapasitas 4500mAh dikutip dari sertifikasi Korea. Meski hal ini juga belum tentu benar. pAsalnya tak terlihat tulisan ‘4500 mAh’ didalamnya.

Adapun dalam Geekbench, kabarnya A71 dikabarkan akan hadir dengan prosesor Snapdragon 675 dan RAM 8GB

yang menjalankan Android 10. Kendati demikian, hal ini masih sekedar rumor, belum diketahui secara pasti mengenai spesifikasi Samsung Galaxy A71. Meski tak menutup kemungkinan juga bahwa prediksi ini meleset.

 

Baca Juga :

 

 

 

Bos Baru Xiaomi Ungkap Alasan Ponselnya Ghoib

Bos Baru Xiaomi Ungkap Alasan Ponselnya Ghoib

Bos Baru Xiaomi Ungkap Alasan Ponselnya Ghoib

Xiaomi salah satu brand yang kerap disebut ponsel ghoib oleh konsumen Indonesia.

Menyadari hal itu, bos baru Xiaomi angkat bicara.

“Saya menjabat posisi baru saya per 1 Oktober. Saat itu juga saya pindah ke Jakarta. Kata bahasa pertama yang saya pelajari adalah ghoib,” ungkap Alvin Tse, Country Director Xiaomi Indonesia, pada acara Coffee Talk with Alvin Tse, Kamis (21/11/2019).

Alvin menuturkan bagaimana ponsel Xiaomi bisa sampai susah dicari di pasaran

yang menjadikannya disebut ghoib oleh konsumen.

“Ghoib di sini maksudnya produk Xiaomi susah didapatkan konsumen. Setidaknya ada tiga alasan kenapa hal itu bisa terjadi. Pertama, proses produksi memang memakan waktu lama karena komponen diimpor dari Cina dan ada running test dan pasti ada defect. Kedua, penjualan kami fokus di online, bahkan dealer pun belinya via online sehingga konsumen jarang kebagian. Dan terakhir, permintaan memang banyak. Setiap kami selesai produksi, langsung habis di pasaran,” tutur Alvin.

Alvin mengaku pihaknya terus mencari solusi untuk mengatasi masalah ‘ponsel ghoib’ ini. Selama satu bulan ia menjabat, Alvin mengaku kerap berinteraksi dengan konsumen dan sudah meningkatkan pasokan Redmi Note 8 series.

“Banyak Mi Fans yang bertanya melalui akun media sosial saya.

Dan ketika mereka bertanya stok Redmi Note 8 series, saya berusaha menjawab secepatnya dan menjelaskan situasinya,” terang Alvin.

Solusi kedua adalah perusahaan kini mengeluarkan F-Code atau Friend Code atau Fans Code, yaitu jalur khusus untuk membeli ponsel Xiaomi di website resmi, untuk memastikan konsumen mendapatkan ponsel yang dia mau.

 

Sumber :

https://zalala.co.id/

LinkAja Hadir di Bus Trans Lampung

LinkAja Hadir di Bus Trans Lampung

LinkAja Hadir di Bus Trans Lampung

LinkAja sudah bisa digunakan sebagai alternatif pembayaran transportasi umum

di Jakarta sejak bulan lalu. Sekarang, dompet digital itu memperluas pemanfaatannya ke Lampung.

Sudah beberapa tahun terakhir Pemerintah dengan giat mendorong integrasi transportasi angkutan umum melalui digitalisasi sistem yang handal. Elektronifikasi pembayaran pun menjadi salah satu inovasi yang ditambahkan pada berbagai transportasi publik.

Bus Trans Lampung sebagai Bus Rapid Transit di Bandar Lampung kini telah bekerja sama dengan LinkAja untuk menunjang kemudahan pembayaran secara elektronik, menjadi alternatif yang lebih mudah dibandingkan dengan sistem pembayaran dengan metode konvensional (membayar di dalam bus kepada kondektur secara tunai) yang selama ini digunakan oleh para pengguna.

Bus Trans Lampung yang menghubungkan wilayah kota dalam jarak

yang cukup jauh telah bekerja sama dengan LinkAja sejak Agustus 2019, dan kini semakin dipercantik dengan stiker branding LinkAja yang terlihat di enam armada bus.

Pembayaran digital saat menggunakan metode trasportasi ini kini dapat dilakukan dengan mudah, melalui scan QR Code yang tersedia di dalam Bus. Rute untuk Bus Trans Lampung yang tersedia saat ini adalah Kalianda-Bandar Lampung dengan yang tersedia melalui dua armada Bus, dan empat armada yang melayani jalur Bandar Udara Internasional Radin Inten II-Bandar Lampung.

Danu Wicaksana, selaku Direktur Utama LinkAja mengatakan,

“Kami harap kemudahan pembayaran secara elektronik pada Bus Trans Lampung yang dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat kota Bandar Lampung menjadi insentif adopsi transaksi digital, meningkatkan kebiasaan pengguna utuk mengimplementasikan budaya nontunai dalam kehidupan mereka sehari-hari.”

 

Sumber :

https://namabayi.co.id/

Kementerian Kominfo – Indonesia Harus Jadi Smart Nation

Kementerian Kominfo – Indonesia Harus Jadi Smart Nation

Kementerian Kominfo - Indonesia Harus Jadi Smart Nation

BATUTIMES

Pergerakan mewujudkan kota/kabupaten di wilayah Indonesia berbasis smart city bukanlah semata-mata untuk kepentingan daerah. Namun, keberadaan setiap wilayah dengan mengusung kreativitas berbasis teknologi ini juga turut menjadi perhatian pemerintah pusat.

Ya, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI menargetkan Indonesia akan menjadi wilayah negara kreatif “smart nation”. Meskipun, mewujudkan itu semua masih harus perlahan dengan menjadikan semua daerah di Indonesia “smart city”.

“Target besar Kementerian Kominfo tentunya smart nation ya

Tapi saya tidak bisa katakan besok atau kapan untuk hal itu,” ujar Staf Ahli Kementerian Kominfo RI Heri Abdul Aziz kepada MalangTIMES.

Menurut dia, mewujudkan smart nation tidak bisa hanya di dasarkan saja pada pemerintah pusat. Semua kepala daerah harus turut serta berkontribusi untuk hal itu.

“Oh iya, memang dari daerahnya dulu. Definisi smart nation memang belum sampai muncul atau tahapannya seperti apa. Tapi kami membayangkan sebuah kecerdasan itu kalau level bawahnya sudah cerdas, ke atasnya juga akan cerdas,” imbuhnya.

Kementerian Kominfo

Saat ini Kementerian Kominfo terus memfokuskan diri untuk menjadikan setiap daerah yang ada di Indonesia menuju wilayah smart city. Salah satunya yakni Kota Malang, yang diapresiasi untuk segera mewujudkan smart city dengan mengikuti Peraturan Presiden (Perpres) No 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Kebijakan tersebut menyatakan seluruh instansi pemerintah wajib menerapkan SPBE atau yang lebih dikenal dengan e-government.

“Smart city itu katakan saja mendukung peningkatan kecerdasan suatu kabupaten/kota. Setidakya untuk saat ini di atas kertas sudah ada 100 kabupaten/kota. Dan Kota Malang saya apresiasi karena siap melakukan implementasi dengan SPBE itu,” pungkas dia.

 

Sumber : https://symbiantweet.com/

Lakukan Persahabatan dengan Ekonomi Digital yuk!

Lakukan Persahabatan dengan Ekonomi Digital yuk!

Lakukan Persahabatan dengan Ekonomi Digital yuk!

NOVA.id

Lis Sutijati, (Staf Khusus Menteri Kementerian Komunikasi dan Informatika RI) dalam forum diskusi ekonomi digital Finmas di SMDV D-Lab, di Jakarta, pada Kamis (11/07) menjelaskan peran perempuan Indonesia dalam ekonomi digital.

Menurutnya, langkah perempuan menjadi tak terbatas dengan adanya pertumbuhan ekonomi digital.

Kita bisa jadi perempuan hebat dan lakukan persahabatan dengan ekonomi digital dengan cara yang sederhana.

Misalnya saja, Sahabat NOVA yang sudah menjadi ibu rumah tangga tetapi ingin tetap bekerja terdapat solusi pekerjaan remote.

Yah, remote job atau bekerja dari rumah saja.

Bisa buka online shop, salon online melalui go glam atau catering makanan.

Apalagi jika punya kemampuan menulis dan mengajar.

Bisa jadi penulis lepas dari rumah dan pengajar secara online.

Semua bisa dilakukan dari rumah sembari mengurus anak dan suami.

Dijelaskan lebih lanjut oleh Staf Khusus Menteri Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, seharusnya ekonomi digital justru menguntungkan perempuan.

Meski tak semua perempuan Indonesia sudah melek digital, namun kita yang sudah memahami dapat membantu perempuan lainnya.

Bisa lakukan literasi digital pada perempuan lainnya yang belum memahami cara kerja ekonomi digital.

Sumber : https://thesrirachacookbook.com/