Category: Berita

Berita

5 Warung Jepang Kaki Lima Ini Punya Ramen dan Yakiniku Enak

5 Warung Jepang Kaki Lima Ini Punya Ramen dan Yakiniku Enak

5 Warung Jepang Kaki Lima Ini Punya Ramen dan Yakiniku Enak

Menyantap makanan Jepang juga bisa di kaki lima. Meski tempatnya sederhana, rasa makanannya tak mengecewakan. Ada ramen hingga yakiniku yang bisa dicicip.

Makanan kaki lima tak terbatas pada menu tradisional saja. Beberapa penjual justru menyajikan menu khas Jepang. Harganya tentu lebih murah dibanding menu serupa di restoran. Seperti 5 tempat makan Jepang kaki lima ini.

1. Tanpopo

Di kawasan Gandaria, Jakarta Selatan, ada Tanpopo yang wajib dicoba. Tempat makan tenda ini mengusung konsep yatai atau warung makan yang jamak ditemukan di Jepang. Menu andalannya adalah yakiniku.

Anda bisa memilih mau yakiniku ayam, USDA Beef short Ribs, hingga Rib Eye. Kisaran harga yakiniku mulai dari Rp 35.000 sampai Rp 80.000 per porsi. Anda perlu memanggang irisan daging sendiri di atas bara api. Ada juga oden, ramen, hingga rice curry di sini.

Tanpopo
Jl. Sultan Iskandar Muda No. 99E
Arteri Pondok Indah (Setelah Gandaria City)
Kebayoran Lama, Jakarta Selatan
Telepon: 087777583858
Buka mulai pukul 18.00

2. Sate Nasi Jepang Maleo

Yakitori dijajakan layaknya sate tradisional. Sate Nasi Jepang Maleo mengandalkan warung tenda untuk menyajikan sate khas Jepang ini. Yakitorinya dibanderol sekitar Rp 12.000 dengan pilihan paha, dada, atau kulit ayam.

Makin lengkap dinikmati bersama onigiri. Nasi kepal khas Jepang ini harganya Rp 3.000 untuk yang polos dan Rp 6.000 untuk tuna. Nantinya yakitori dicocol saus berbahan shoyu dan kecap manis. Nyamm!

Sate Nasi Jepang Maleo
Jl. Maleo Bintaro Jaya, Sektor 9, Pondok Aren
Buka mulai pukul 17.00

3. Ran Ramen

Mau makan ramen di tenda kaki lima? Mampir saja ke Ran Ramen di Radio Dalam. Gerai ramen halal ini menyajikan ramen fresh setiap hari. Harga ramennya mulai dari Rp 28.000 hingga Rp 35.000. Ada juga piihan bihun goreng yang populer.

Energy Ramen bisa jadi pilihan, berupa ramen dengan kuah kaldu ayam dan shoyu. Ada juga pelengkap tumisan daging sapi, wortel, dan sayuran. Sementara Ramen Goreng dilengkapi telur, bakso, ikan, daging ayam, sawi, dan jamur.

Ran Ramen
Jl. Bri Radio Dalam No.99, RT.1/RW.15, Gandaria Utara
Di belakang Pondok Indah Mall
Buka mulai pukul 18.00

4. Sopo Ngiro

Meski tempatnya hanya di tenda sederhana, Sopo Ngiro selalu jadi favorit untuk bersantap. Menu Jepang di sini dibuat dalam porsi besar. Harganya juga terjangkau.

Anda bisa mencicip nasi hangat dengan lauk chicken katsu, beef yakiniku, beef teriyaki, dan beef katsu. Coba juga nasi goreng khas Jepang dan yakisoba di sini.

Sopo Ngiro Japanese Food (Cak Ruslan)
Jl. Panglima Polim Raya No. 46, Pondok Indah
Telepon: 0813 86169978

5. Teras Jepun

Warung tenda kaki lima di Pasar Modern BSD ini menyajikan yakiniku sebagai menu andalan mereka. Teras Jepun punya Tendrashi yang juicy dari Australia yang cocok dicocol saus tare andalan.

Menu lainnya adalah Kuyfat Sapi Amerika, Gyutang, dan Ayam Asin. Kalau mau coba selain yakiniku, Teras Jepun sediakan seblak Jepang dan nasi goreng telur asin.

Teras Jepun
Pasar Modern BSD


Baca Artikel Lainnya:

Rakyat Harus Jaga dan Pelihara Kesatuan di Tahun Politik

Rakyat Harus Jaga dan Pelihara Kesatuan di Tahun Politik

Rakyat Harus Jaga dan Pelihara Kesatuan di Tahun Politik

Jaga dan Pelihara Kesatuan di Tahun Politik

Henri-bienvenu.Com – Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa Indonesia merupakan negara besar yang terdiri atas beragam budaya, adat istiadat, keyakinan, suku, dan bahasa. Namun, perbedaan tersebut hendaknya tidak dijadikan sebagai benih perpecahan, tapi sebagai sebuah kekuatan bersama yang akan menjadikan Indonesia semakin maju.
“Kita harus mampu mengelola kebinekaan kita. Perbedaan-perbedaan kita menjadi sebuah kekuatan. Kalau kita bisa mengelola perbedaan-perbedaan, kita ini akan menjadi sebuah kekuatan besar,” kata Presiden ketika memberikan kuliah umum di Universitas Muhammadiyah Kupang, Senin 8 Januari 2018. Lalu, dengan cara apa kita bisa mengelola perbedaan itu? Salah satunya menurut Presiden dapat dilakukan dengan membumikan politik kebangsaan yang berangkat dari kesadaran untuk mewujudkan kehidupan bangsa yang harmonis dan saling menghargai. Sebab, apapun perbedaan pandangan yang kita hadapi, kita semua tetaplah bersaudara.

Republik ini adalah saudara sebangsa

“Kita harus menyadari bahwa semua yang ada di Republik ini adalah saudara sebangsa dan se-Tanah Air. Walaupun berbeda-beda kita masih bersaudara. Walaupun berbeda-beda kita tetap bersatu untuk mencapai cita-cita kemerdekaan kita. Walaupun berbeda-beda, kita memiliki tekad yang sama untuk mewujudkan Indonesia yang maju dan berkemajuan,” tuturnya.
Sama halnya dengan Pilkada serentak mendatang, Presiden percaya bahwa masyarakat memiliki pandangan yang sama untuk mewujudkan kehidupan berbangsa yang harmonis di tengah segala perbedaan, termasuk perbedaan pilihan politik.
“Karena kedewasaan politik kita, karena kematangan politik kita, insyaallah dalam memasuki tahapan-tahapan Pilkada ini kita bersama-sama menjaga dan memelihara kesatuan kita. Jangan sampai karena perbedaan pilihan politik antarteman menjadi pecah. Tidak boleh!” ujarnya.

Presiden mengajak masyarakat

Lebih lanjut, Presiden mengajak masyarakat untuk turut memilih pemimpin  terbaik di tingkat kabupaten, kota, provinsi, atau bahkan pada pemilihan presiden nanti sesuai dengan penilaian dan pilihan masing-masing. Namun, setelah pemilihan berlangsung, jangan sampai kita memelihara kebencian dan menjelekkan satu sama lain.
“Pilihan politik itu berbeda boleh, tetapi setelah itu ya sudah. Biarkan pemimpin yang kita pilih bekerja lima tahun. Kalau bekerjanya tidak benar, jangan dipilih lagi. Kalau baik, pilih lagi. Itu saja. Jangan sampai emosi kita diaduk-aduk,” ucap Presiden.
Oleh karena itu, Presiden mengajak seluruh komponen bangsa Indonesia untuk bersatu padu terlepas apapun pilihan politik mereka. Sebab, sesungguhnya Indonesia masih harus menghadapi persoalan yang jauh lebih besar di masa datang di mana persoalan tersebut hanya dapat dihadapi dengan persatuan bangsa.
“Kita harus bersatu karena kita tengah bersiap menyambut masa depan. Tantangan kita semakin besar. Sekarang Indonesia menyambut berbagai perubahan yang sedang terjadi di dunia. Perubahan sekarang sangat cepat sekali,” tuturnya.

Wisata Jadi Tren Baru Anak Muda

Presiden memberikan contoh tentang perubahan dalam gaya hidup. “Senangnya sekarang anak-anak muda sekarang pergi wisata atau ke tempat-tempat yang unik, iya kan? Kemudian nanti disitu selfie, klik, diunggah,” ucap Presiden.
Tak lama setelah itu banyak yang memberi komentar dan menjadi terkenal. “Kalau yang komen banyak dan komennya bagus-bagus senang, belanja-belanja sudah pada nggak senang, sekarang mulai seperti itu. Ini sudah menggejala di seluruh negara, seluruh dunia hampir sama seperti itu,” ujar Presiden.
Oleh karena itu,  Presiden tidak kaget bila banyak yang meminta berswafoto dengan dirinya. “Datang saya ke sebuah daerah, Pak, selfie Pak, selfie, klik-klik, nanti malamnya diupload diunggah, banyak yang komentar senang, jadi saya kalau ke daerah banyak yang pengen foto, ya karena itu aja, iya kan?” tutur Presiden.
Turut hadir mendampingi Presiden dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo dalam acara tersebut adalah Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, dan Gubernur Nusa Tenggara Timur Frans Lebu Raya.
Artikel terkait :

Jember Layak Sandang Status Kota Kreatif

Jember Layak Sandang Status Kota Kreatif

Jember Layak Sandang Status Kota Kreatif

Kota Jember yang lebih dahulu mendunia lewat Jember Fashion Carnaval

dipilih Capres nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) sebagai lokasi kampanye terbuka, Senin (25/3/2019) tak lain karena kota tersebut memberikan contoh bagaimana ekonomi kreatif tumbuh dan mampu menjadi ikon.

Ekonomi kreatif sebagai moda terkini sumber pemasukan bagi negara di era Pemerintahan Jokowi mendapat tempat sangat besar. Apalagi sumbangan ekonomi kreatif bagi pertumbuhan ekonomi nasional yang 5,76%, lebih tinggi dari sumbangan sektor-sektor lainnya, seperti sektor listrik, gas dan air bersih, pertambangan dan penggalian, pertanian, peternakan, kehutanan dan perikanan, jasa-jasa dan industri pengolahan.

 

“Ekonomi kreatif merupakan lokomotif terkini

untuk menyumbang pemasukan bagi negara. Kota Jember yang lebih dulu terkenal di internasional dengan Jember Fashion Carnaval sudah pasti punya generasi muda dan masyarakat yang sangat kreatif dan penuh inovasi. Atas dasar itulah, Jember sangat layak menjadi role model dan kota kreatif Nusantara,” ujar Erick Thohir, Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) saat mendampingi capres Jokowi berkampanye di Jember.

 

Sejauh ini, pemerintah sudah memiliki program untuk mendukung kian berkembangnya

ekonomi kreatif. Salah satunya melalui program Creative Space, yang memberikan ruang kreatif untuk anak-anak muda belajar, berjejaring, berkreasi, olahraga, dan wirausaha. Terlebih, pemerintah sudah menyiapkan infrastruktur udara, berupa jaringan komunikasi demi mendukung industri 4,0.

 

“Di mata saya, Presiden Joko Widodo

merupakan presiden pertama yang memperhatikan adanya industri kreatif di Indonesia. Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) dibentuk di era pemerintahannya. Jadi, saya otimistis, dengan pembangunan infrastruktur yang sudah berjalan, lalu jaringan telekomunikasi melalui Palapa Ring, dan sumber daya manusia Indonesia yang mayoritas anak-anak muda, Jember dan kota-kota kreatif di Indonesia akan semakin maju,” jelas Erick.

Baca Juga :