Author: Yolanda

Bidik Pemain Game, Vivo iQOO dibekali RAM 12 GB

Bidik Pemain Game, Vivo iQOO dibekali RAM 12 GB

Bidik Pemain Game, Vivo iQOO dibekali RAM 12 GB

Pasar smartphone yang mengkhususkan perangkat untuk bermain game akan di ramaikan dengan hadirnya seri smartphone dari vendor asal Tiongkok, VIVO melalui perangkat yang baru saja di rilisnya Vivo iQOO.

Spesifikasi yang diusungnya, seperti dilansir dari laman Android Police,

pada Senin (4/3/2019) terungkap, jika smartphone gaming besutan VIVO ini tak jauh berbeda dengan beberapa smartphone gaming keluaran beberapa brand kompetitor.
Muat Lebih

Oppo F15 Resmi Dirilis, Intip Spesifikasi dan Harganya disiniBeberapa Aksesori Smartphone yang Bakal Tren di 2020 IniRealme 5i, Harga Cuma Sejutaan RAM 3GB dan 4 Kamera

Namun menariknya, Vivo iQOO ini merupakan seri ponsel kelas premium yang merupakan paket lengkap karena di bekali dengan chipset kelas atas dari Snapdragon 855, sensor sidik jari di layar, serta penempatan sensor kamera terbaiknya.

Sekedar informasi, brand iQOO sendiri merupakan sub brand dari pabrikan smartphone VIVO yang mengkhususkan diri di sektor smartphone gaming.

Nama iQOO sendiri bermakna “I Quest On and On,” yang kemungkinan menyoroti

kemampuan perangkat dalam bermain game.
Baca Juga : Samsung Galaxy A50s, Harga 4 Jutaan dengan Kamera 48MP

Dari bocoran yang beredar, di ketahui perangkat Vivo iQOO ini di bekali dengan chipset Snapdragon 855 terbaru dari Qualcomm, kapasitas RAM hingga 12GB serta ruang penyimpanan yang terbagi menjadi dua varian yakni, 128GB dan 256GB.

Dengan layar tipe AMOLED serta di hiasi dengan penggunaan poni atau notch yang kini sedang tren, Vivo iQOO rencananya akan menjalankan sistem operasi Android terbaru yakni Android 9 Pie, serta antarmuka khas dari VIVO.

Selain itu, perangkat khusus gaming ini juga memiliki pembaca sidik jari

(finger print) yang disematkan di dalam layar. Namun sayangnya, belum ada bocoran apakah Vivo menggunakan teknologi optik atau ultrasonik.

Untuk suplai daya keperangkat, baterai berkapasitas baterai 4.000 mAh di benamkan sebagai sumber energi yang sudah di lenhkapi dengan fitur pengisian daya cepat (fast charging), yang mampu melakukan pengisian daya baterai hingga penuh 100% hanya dalam waktu 45 menit saja.

Sementara itu, pihak pabrikan mengklaim bahwa perangkat terbaru buatan mereka ini mmapu di gunakan untuk bermain game-game kelas berat tanpa kendala yang berarti, berkat penggunaan mode”turbo” di perangat mereka.

 

Baca Juga :

Gaet Generasi Millenial, HMD Global Rilis Nokia 3.1 Plus

Gaet Generasi Millenial, HMD Global Rilis Nokia 3.1 Plus

Gaet Generasi Millenial, HMD Global Rilis Nokia 3.1 Plus

Pabrikan smartphone asal Finlandia, Nokia, melalui HMD Global akhirnya secara resmi meluncurkan salah satu smartphone terbarunya untuk pasar Indonesia yang dikhususkan bagi generasi milenial, yaitu Nokia 3.1 Plus.

Smartphone baru mereka ini, di desain khusus dan membidik para konsumen anak muda dari kalangan Gen Z atau generasi Millenial.
Muat Lebih

Oppo F15 Resmi Dirilis, Intip Spesifikasi dan Harganya disiniBeberapa Aksesori Smartphone

yang Bakal Tren di 2020 IniRealme 5i, Harga Cuma Sejutaan RAM 3GB dan 4 Kamera

Head of Product Marketing HMD Global, Wayne Tang, di Jakarta, pada saat acara perilisan mengatakan “Desain smartphone ini memiliki sentuhan ala Skandinavia yang membuatnya terlihat lebih indah, ramping dan nyaman dalam genggaman,”
Spesifikasi Nokia 3.1 Plus

Smartphone baru Nokia 3.1+ ini di desain dengan tampilan yang terbilang cukup sederhana namun elegan. Secara keseluruhan desainnya cukup mulus, namun memiliki motif berlian dan 2.5 D glass untuk mempermudah pengguna menggenggamnya agar tidak licin dan tak mudah jatuh.
Baca Juga : Spesifikasi Realme X Bocor, Gunakan Snapdragon 710 dan RAM 8GB

Dari sisi tampilan layarnya tidak jauh berbeda dengan para pesaing di kelasnya.

Dengan bentang layar sebesar 6 inci, sisinya memiliki bezel tipis dengan perbandingan rasio 18:9.

Namun sayangnya, smartphone ini tak mengusung konsep notch atau poni layaknya smartphone baru yang banyak di terapkan di beberapa smartphone keluaran kompetitor.

Para pengguna bakal di manjakan dan secara bisa maksimal dalam menikmati tampilan layanrnya yang sudah mendukung grafis HD+.

Dibekali dengan chipset octacore MediaTek Helio P22, Nokia 3.1 Plus ini

di dukung dengan kapasitas RAM 3GB serta ruang penyimpanan internal sebesar 32 GB yang bisa di perluas dengan penggunaan slot micro sd hingga 256 GB.
Baca Juga : Spesifikasi Samsung Galaxy A71, Pakai RAM 8GB

Sementara untuk sisi fotografi, Nokia 3.1 Plus di sematkan dual kamera utama di area belakang smartphone dengan resolusi masing-masing 13MP dan 5MP. Sedangkan untuk keperluan swafoto, kamera depan beresolusi 8 MP siap mengakomodir hobby para Generasi Millenial tersebut.

 

Sumber :

https://icanhasmotivation.com/falcon-squad-apk/

Ratusan Juta Data Pengguna Facebook Bocor dan Bisa Di Akses Publik

Ratusan Juta Data Pengguna Facebook Bocor dan Bisa Di Akses Publik

Ratusan Juta Data Pengguna Facebook Bocor dan Bisa Di Akses Publik

Raksasa jejaring sosial media Facebook kembali di timpa masalah terkait privasi data para penggunanya. Kali ini informasi mengenai ratusan juta data pengguna Facebook yang dikumpulkan oleh pengembang aplikasi, di kabarkan bocor dan bisa diakses oleh publik secara bebas.

Informasi sensitif data pengguna facebook yang dikumpulkan tersebut meliputi kata sandi,

komentar, like, dan ID Facebook dan beberapa informasi penting lainnya.
Muat Lebih

Waspada, Hacker Bisa Ambil Alih Akun TikTok Lewat Celah IniApple Bersedia Membayar Rp 14 M Bagi Penemu Bug di Perangkat MerekaKetahuan Kumpulkan Data, Google Tendang Avast & AVG dari Chrome Web Store

Seperti yang dilaporkan oleh laman Routers Kamis (4/4/2019), bocornya data pengguna layanan media sosial milik Mark Zuckerberg ini ini pertama kali disampaikan oleh perusahaan keamanan UpGuard.

Dalam laporannya, perusahaan keamanan UpGuard merinci informasi yang apa saja yang di ketahui telah bocor kepublik. Menurut UpGuard, terdapat dua macam paket data yang secara spesifik berisikan informasi pengguna facebook.
Baca Juga : Baru Saja Di Luncurkan, Android Oreo Ternyata Memiliki Bug

Paket pertama berasal dari perusahaan media Meksiko, Cultra Collectiva, dimana dalam data

yang berukuran 146GB tersebt berisi informasi pribadi 540 juta pengguna Facebook.

Sementara paket data kedua bernama “At the Pool” yang merupakan aplikasi pihak ketiga yang ditemukan di server Amazon S3 publik.

Meski informasi data pengguna dari aplikasi ini ukurannya lebih kecil dibanding data dari Cultra Collectiva, namun informasi berupa data password dan email pengguna mencapai 22 ribu akun. Selain itu, dalam paket data kedua juga terdapat informasi sensitif seperti like Facebook dari pengguna.

“Kumpulan data bervariasi ketika terakhir diperbarui. Keduanya mengandung data tentang pengguna Facebook, menggambarkan minat, hubungan dan interaksi mereka yang tersedia untuk pengembang pihak ketiga,” jelas pihak UpGuard terkait insiden bocornya informasi pengguna facebook ini.
Baca Juga : Ojek Online Bonceng Gandeng Tim IT BlackBerry, Halau Serangan Hacker

Sementara itu, terkait bocornya informasi data pengguna yang menimpa layanan mereka ini

pihak facebook langsung bereaksi dengan segera menghapus seluruh data tersebut dari server cloud Amazon.

“Kebijakan Facebook melarang menyimpan informasi Facebook di database publik,” tegas juru bicara facebook.

Facebook juga mengatakan jika pihak internal perusahaan telah melakukan investigasi terkaiit insiden ini. Namun hingga kini belum ada keterangan resmi terkait sifat data, serta bagaimana data pengguna tersebut dikumpulkan atau mengapa disimpan di server publik.

Pihak facebook akan memberitahu pengguna dan merilis informasi ke publik jika menemukan bukti data-data itu disalahgunakan.

 

Sumber :

https://icanhasmotivation.com/dan-the-man-apk/

Prinsip-prinsip Fundamental Etika IFAC

Prinsip-prinsip Fundamental Etika IFAC

Prinsip-prinsip Fundamental Etika IFAC

Prinsip-prinsip Fundamental Etika IFAC

Integritas. 
Seorang akuntan profesiona harus bertindak tegas dan jujur dalamsemua hubungan bisnis dan profesionalnya.
Objektivitas. 
Seorag akuntan profesional seharusnya tidak boleh membiarkanterjadinya bias, konflik kepentingan, atau dibawah penguruh orang lain sehinggamengesampingkan pertimbangan bisnis dan profesional.
Kompetensi profesional dan kehati-hatian.
Seorang akuntan profesional mempunyai kewajiban untuk memelihara pengetahuan dan keterampilan profesional secara berkelanjutan pada tingkat yang dipelukan untuk menjamin seorang klien atau atasan menerima jasa profesional yang kompeten yang didasarkan atas perkembangan praktik, legislasi, dan teknik
Kerahasiaan. 
Seorang akuntan profesional harus menghormati kerhasiaaninformasi yang diperolehnya sebagai hasil dari hubungan profesional dan bisnisserta tidak boleh mengungapkan informasi apa pun kepada pihak ketiga tanpa izinyng enar dan spesifik, kecuali terdapat kewajiban hukum atau terdapat hak profesional untuk mengungkapkannya.
Perilaku Profesional.
Seorang akuntan profesional harus patuh pada hukum dan perundang-undangan yang relevan dan harus menghindari tindakan yang dapat mendiskreditkan profesi.
Independensi
Ada dua jenis independensi yamg dikenal, yaitu independensi dalam fakta (independence in fact) dan independensi dalam penampilan (independence in appearance). Untuk independensi dalam fakta, IFAC menggunakan istilah lain, yaitu independensi dalam pikiran (independece in mind). Independensi dalam pikiran adalah suatu keadaan pikiran yang memungkinkan pengungkapan suatu kesimpulan tanpa terkena pengaruh yang dapat mengompromosikan penilaian profesional, memungkinkan seorang individu bertindak berdasarkan integritas, serta menerapkan objektivitas dan skeptisme profesional.  Independensi dalam penampilan adalah penghidaran fakta dan kondisi yang sedemikian segnifikan sehingga pihak ketiga yang paham dan berfikir rasional-dengan memiliki pengetahuan akan semua informasi yang relevan, termasuk pencegahan yang diterapkan-akan tetap dapat menarik kesimpulan bahwa skeptisme profesional, objektivitas, dan integritas anggota firma, atu tim penjaminan (assurance team) telah dikompromikan. Prinsip-prinsip fundamental etika tidak dapat dinegosiasikan atau dikompromikan bila seorang akuntan ingin menjaga citra frofesinya yang luhur.

IFAC CODE OF ETHIC

IFAC CODE OF ETHIC

IFAC CODE OF ETHIC

Misi IFAC adalah melakukan harmonisasi standar di antara negara-negara anggota IFAC. Indonesia sendiri melalui organisasi profesi IAI telah mencanangkan tekadnya untuk mengadopsi standar teknis dan kode etik yang ditetapkan IFAC selambat-lambatnya tahun 2012. Untuk lebih memahami kode etik yang ditetapkan oleh IFAC ini, maka Brooks (2007) memberikan pendekatan cara memahami filosofi Kode Etik IFAC sebagai berikut:
  1. Memahami Struktur Kode Etik
  2. Memahami Kerangka Dasar Kode Etik untuk melakukan penilaian yang bijak
  3. Proses Menjamin Independensi Pikiran (independece in mind) dan Independensi   Penampilan (indepencence in appearance)
  4. Pengamanan untuk mengurangi Risiko Situasi Konflik Kepentingan.
Kerangka dasar Kode etik IFAC dapat dijelaskan sebagai berikut:
  1. Ciri yang membedakan profesi akunta (atasan),  yaitu kesadaran bahwa kewajiban akuntan yaitu untuk melayani kepentingan publik.
  2. Harus dipahami bahwa tanggung jawab akuntan tidak secara ekslusif hanya melayani klien (dari sudut pandang akuntan publik), atu hanya melayani atasan (dari sudut pandang akuntan bisnis), melainkan melayani kepentingan publik dalam arti luas. Pengertian “publik” bagi akuntan terdiri dari atas klien, manajemen  (atasan), kreditur, investor, pemerintah, karyawan, masyarakat bisnis, dan keuangan, media masa, para pemerhati bisnis dan ekonomi, para aktivis, dan sebagainya.
  3. Tujuan (objective) dari profesi akuntan adalah memenuhi harapan profesionalisme, kinerja, dan kepentingan publik.
  4. Untuk mencapai tujuan tersebut, diperlukan empat kebutuhan dasar, yaitu kredibilitas, profesionalisme, kualitas jasa tertinggi, dan kerahasiaan.
  5. Keseluruhan hal tersebut hanya dapat dicapai bila profesi akuntan dilandasi oleh prinsip-prinsip parilaku fundamental, yang terdiri atas: integritas, objektivitas, kompetensi profesional dan kehati-hatian, kerahasiaan, perilaku profesional, dan standar teknis.
  6. Namun, prinsip-prinsip fundamental pada butir (5) hanya dapat diterapkan jika akuntan mempunyai sikap independen, baik independen dalam pikiran (independence in mind) maupun independen dalam penampilan (independence in appearance).

MANAJEMEN RESIKO ETIKA

MANAJEMEN RESIKO ETIKA

MANAJEMEN RESIKO ETIKA

Dalam menerapkan manajemen resiko etika, terdapat beberapa tahapan yang dapat dilakukan oleh para investigator perusahaan, yaitu:
1. Mengidentifikasi dan Menilai Resiko Etika 
Identifikasi Penilaian resiko etika dibagi menjadi beberapa tahap:
a) Melakukan penilaian dan identifikasi para stakeholder perusahaan. 
Tahap ini investigator manajemen membuat daftar mengenai siapa dan apa saja para stakeholder yang berkepentingan beserta harapan mereka. Setelah mengetahui siapa saja para stakeholder dan apa kepentingannya serta harapan mereka, maka manajemen dapat melakukan penilaian dalam pemenuhan harapan stakeholder. Investigator hendaknya memiliki pemahaman mengenai bentuk kepentingan stakeholder mana saja yang sensitif dan penting, dan kenapa hal itu penting bagi stakeholder
b) Mempertimbangkan kemampuan aktivitas perusahaan dengan ekspektasi stakeholder, dan menilai risiko ketidak sanggupan dalam memenuhi ekspektasi stakeholder atau menilai adanya kemungkinan peluang untuk berprestasi lebih dari yang diharapkan. Keuntungan dan Kekurangan Kultur Jaringan
Saat mempertimbangkan apakah ekspektasi telah terpenuhi, maka manajemen wajib membuat perbandingan di antara input, output, kualitas relevan dan variabel kinerja lainnya.
c) Meninjau ulang perbandingan akitivitas dan ekspektasi perusahaan dari perspektif dampak reputasi perusahaan.
Reputasi tergantung pada empat faktor, yaitu kejujuran, kredibilitas, reliabilitas, dan tanggung jawab. Faktor-faktor tersebut bisa menjadi kerangka kerja dalam melakukan perbandingan.
d) Melakukan pelaporan.
Setelah tahap ketiga selesai, maka manajemen dapat menyiapkan laporan kepada masing-masing stakeholder. Laporan tersebut harus dibuat dengan mempertimbangkan kelompok stakeholder, produk atau jasa, tujuan perusahaan, nilai-nilai hypernorm, dan elemen-elemen penentu reputasi.
2. Penerapan strategi dan taktik dalam membina hubungan strategis dengan stakeholder. 
Pendekatan yang dapat diterapkan adalah berfokus pada kemungkinan apakah para stakeholder tersebut bisa dengan mudah bekerja sama dengan perusahaan ataukah cenderung sulit bekerja sama dan menjadi ancaman bagi perusahaan.
3. Akuntabilitas sosial dan audit.
Audit dan akuntabilitas sosial dimaksudkan untuk mereview perkembangan yang harusnya terbukti benar dalam memutuskan apa yang harus diukur, pelaporan pihak lain, dan langkah audit yang mungkin diambil untuk memastikan akurasi informasi yang dihasilkan dan dilaporkan.

Metode Latihan dan Pengembangan

Metode Latihan dan Pengembangan

Metode Latihan dan Pengembangan

1. Dua metode dasar dalam melaksanakan pengembangan karyawan :
a. Latihan (training)
Latihan adalah suatu kegiatan untuk memperbaiki kemampuan seorang karyawan dengan cara meningkatkan pengetahuan dan keterampilan karyawan dalam menjalankan suatu pekerjaan.
b. Pendidikan (education)
Pendidikan adalah kegiatan untuk memperbaiki kemampuan seorang karyawan dengan cara meningkatkan pengetahuan dan pengertian karyawan tentang pengetahuan umum dan pengetahuan ekonomi pada umumnya, termasuk peningkatan penguasaan teori dan keterampilan mengambil keputusan dalam menghadapi persoalan-persoalan organisasi perusahaan.  Peranan Bryophytha : Ciri, Reproduksi, Klasifikasi
2. Prinsip-prinsip yang digunakan sebagai pedoman dalam melatih karyawan agar latihan dan pengembangan dapat berjalan dengan baik :
a. Adanya dorongan/motivasi yang jelas bagi peserta latihan (trainee), misalnya persiapan transfer atau promosi.
b. Adanya laporan kemajuan (progress report).
c. Adanya ganjaran/pujian (reinforcement).
d. Adanya peran serta (partisipasi) aktif dari para peserta latihan (active participation).
e. Latihan diberikan bagian demi bagian sesuai dengan prinsip belajar (principles of learning).
f. Latihan harus mengingat adanya perbedaan individual (individual differences).
g. Peserta latihan dan pelatih (trainer) yang selektif (mau dan mampu).
h. Diusahakan metode latihan yang sesuai.
Tujuan Pelatihan dan Pengembangan
1. Memutakhirkan keahlian karyawan dengan adanya kemajuan teknologi.
2. Mengurangi waktu belajar bagi karyawan baru untuk terampil dalam pekerjaan.
3. Membantu memecahkan permasalahan operasional.
4. Mempersiapkan karyawan untuk promosi.
5. Mengorientasikan karyawan terhadap organisasi.
Berbagai Jenis Metode Pelatihan dan Pengembangan
– On The Job Training
– Apprenticeship (magang)
– Rotasi Pekerjaan
– Off The Job Training
6. Penilaian Kinerja
Kinerja karyawan adalah tingkat dimana karyawan mencapai persyaratan-persyaratan pekerjaan. Penilaian kinerja ini mencakup aspek kualitatif dan kuantitatif dari pelaksanaan pekerjaan.
Sistem penilaian prestasi kerja diantaranya dengan :
– Ranking
– Perbandingan karyawan dengan karyawan
– Grading
– Skala grafis
– Check lists
7. Pemberian Kompensasi
Kompensasi dapat diartikan sebagai semua bentuk pengembalian (return) financial dan tunjangan-tunjangan yang diperoleh karyawan sebagai bagian dari sebuah hubungan kepegawaian.

Sumber Penarikan Tenaga Kerja

Sumber Penarikan Tenaga Kerja

Sumber Penarikan Tenaga Kerja

Sumber Penarikan Tenaga Kerja

Terdapat dua sumber penarikan tenaga kerja yaitu sumber internal dan eksternal. Keunggulan cara penarikan internal ini adalah :
a. Memberi motivasi dan promosi bagi karyawan
b. Meningkatkan moral karyawan
c. Mempertinggi loyalitas karyawan
d. Mengembangkan pribadi karyawan
Segi kelemahannya adalah menutup ide-ide baru dari luar, menciptakan pola pikir yang sempit dan mempertinggi persaingan antar karyawan.
Sumber penarikan tenaga kerja eksternal (dari luar perusahaan)
Saluran penarikan tenaga kerja dari luar perusahaan di antaranya adalah :
1. Kantor penempatan tenaga kerja
2. Lembaga-lembaga pendidikan
3. Rekomendasi dari karyawan yang telah bekerja
4. Surat lamaran yang dikirim langsung ke perusahaan
5. Para pelamar yang dating langsung ke perusahaan
6. Melalui iklan
7. Agen penempatan tenaga kerja
8. Serikat pekerja
9. Leasing (tenaga honorer)
4. Seleksi Tenaga Kerja
Proses seleksi ini dimulai dari ketika pelamar mengirimkan surat lamaran atau dating langsung ke perusahaan dan berakhir pada saat dilakukan keputusan pengangkatan.
Berbagai Jenis Tes
Berbagai jenis tes diantaranya :
– Tes Kecerdasan (Intrlligence Test)
– Tes Bakat (Aptitude Test)
– Tes Prestasi (Achievement Test)
– Tes Minat (Interest Test)
– Tes Kepribadian (Personality Test)
5. Orientasi, Pelatihan dan Pengembangan Tenaga Kerja
Orientasi merupakan kegiatan untuk mengenalkan tenaga kerja kepada organisasi/perusahaan menyangkut fungsi-fungsi, tugas-tugas dan personil-personilnya. Setelah itu dilakukan tahap induksi. Induksi merupakan aktivitas karyawan baru untuk mempelajari sejarah perusahaan, struktur organisasi, jenis produk yang dihasilkan, peraturan ketenagakerjaan, kompensasi dan tunjangan serta karyawan-karyawan yang terlibat dalam perusahaan.
Perubahan dalam perusahaan dibedakan menjadi :
1. Perubahan tujuan organisasi perusahaan
2. Perubahan faktor-faktor yang mempengaruhi tercapainya tujuan organisasi perusahaan.
Berbagai Perubahan yang terjadi dalam Perusahaan :
1. Perubahan Produksi
2. Perubahan Teknologi
3. Perubahan karyawan
4. Perubahan lingkungan organisasi perusahaan
Kebutuhan akan Latihan dan Pengembangan :
Tiga taraf kebutuhan akan latihan dan pengembangan dalam organisasi perusahaan :
1. Kebutuhan dalam taraf organisasi (Organizational Needs)
2. Kebutuhan pada level jabatan (Occupational Needs)
3. Kebutuhan pada taraf Perorangan/individual (Individual Needs)

Uraian Pekerjaan (Job Description)

Uraian Pekerjaan (Job Description)

Uraian Pekerjaan (Job Description)

Uraian Pekerjaan (Job Description)

Adalah suatu uraian atau deskripsi tertulis tentang apa yang harus dikerjakan oleh seorang karyawan dalam suatu pekerjaan tertentu.
Manfaat adanya deskripsi pekerjaan :
  1. Membantu memberi gambaran yang jelas tentang tugas dan tanggung jawab pekerja.
  2. Memudahkan prosedur penarikan dan pelatihan tenaga kerja.
  3. Membantu tenaga kerja dalam merencanakan karir mereka.
Suatu uraian pekerjaan dapat memuat :
  • Nama pekerjaan
  • Ringkasan pekerjaan
  • Tugas khusus yang harus dilaksanakan
  • Hubungan antar pekerjaan
  • Kecakapan karyawan dan alat kerja serta bahan yang akan digunakan
  • Kondisi kerja
  • Tanggung jawab yang harus dilaksanakan karyawan.
Spesifikasi Pekerjaan (Job Spesification)
Suatu spesifikasi pekerjaan menjelaskan tentang kecakapan dari seseorang dan ini digunakan sebagai persyaratan untuk mempekerjakan.
Evaluasi Pekerjaan (Job Evaluation)
Evaluasi pekerjaan merupakan kegiatan memperbandingkan suatu pekerjaan tertentu dengan pekerjaan yang lain untuk menjamin bahwa, pekerjaan tersebut dihargai secara adil.
Desain Pekerjaan (Job Design)
Desain pekerjaan merupakan proses penentuan tugas-tugas yang akan dilaksanakan, teknik yang akan digunakan untuk melaksanakan tugas tersubut bagaimana pekerjaan tersebut dengan pekerjaan lain dalam perusahaan.
Teknik desain pekerjaan dapat mempengaruhi tingkat spesialisasi dan dimensi psikologis pekerjaan. Dalam hal ini terdapat 4 (empat) desain pekerjaan (Henry Simamora, 1995 : 119-120) :
a. Simplifikasi Pekerjaan (Job Simplifikasi)
b. Rotasi Pekerjaan (Job Rotation)
c. Pemekaran Pekerjaan (Job Enlargement)
d. Pemerkayaan Pekerjaan (Job Enrichment)

Perlahan, Vendor Cina Kuasai Pasar Smartphone Eropa

Perlahan, Vendor Cina Kuasai Pasar Smartphone Eropa

Perlahan, Vendor Cina Kuasai Pasar Smartphone Eropa

Berbeda dengan kondisi pasar Asia di mana produsen smartphone Tiongkok

menguasai lebih dari setengah pangsa pasar, di Eropa tidak begitu. Namun sepertinya situasi itu akan mulai berubah.

Lembaga riset Canalys mencatat dua tren yang berkembang di pasar smartphone di Eropa selama 2018. Pertama, produsen Cina menguasai sepertiga pasar dan kinerja flagship merosot.

Canalys mencatat Eropa Barat adalah sub-wilayah terbesar di mana 128 juta unit

dikapalkan dari total 197 juta. Pasar smartphone Eropa secara keseluruhan turun 4% dari tahun ke tahun.

Alasan utama kemandekan itu, menurut Canalys, adalah karena kenaikan harga smartphone unggulan. Di Inggris, Jerman dan Nordik (Eropa Timur) negara-negara dengan Harga Jual Rata-rata (ASP) tertinggi, menderita penurunan paling tajam.

Negara-negara dengan ASP yang lebih rendah, seperti Spanyol dan Italia

, mencatat pengiriman tumbuh.

Di bawah segmen flagship, smartphone dengan kisaran harga $200- $350 (Rp2,8 juta-Rp5 juta) tumbuh 20% di Eropa Barat. Para analis mencatat rentang harga $300 menyajikan perangkat mid-ranger yang jauh lebih baik di 2018 daripada di 2017.

Peralihan ke segmen menengah yang signifikan menjadikan Huawei dan Xiaomi sebagai pemenang. Huawei secara khusus mencatat pertumbuhan yang mengesankan 54% dari tahun ke tahun dan sekarang sangat dekat dengan Apple.

 

Baca Juga :