Berita Tentang Hewan Menarik

Ibu Negara Berikan Pelatihan Guru PAUD Se-Riau dan Penyuluhan Narkoba

Ibu Negara Berikan Pelatihan Guru PAUD Se-Riau dan Penyuluhan Narkoba

Ibu Negara Berikan Pelatihan Guru PAUD Se-Riau dan Penyuluhan Narkoba

Ibu Negara, Iriana Joko Widodo, didampingi istri Wakil Presiden, Mufidah Jusuf Kalla

, akan melakukan kunjungan ke Pekanbaru, Propinsi Riau. Beberapa agendanya antara lain memberikan pelatihan kepada guru PAUD (pendidikan anak usia dini) dan penyuluhan narkoba.

Ibu Negara dan rombongan tiba di Pekanbaru pukul 10.00 WIB. Selanjutnya, rombongan menuju PAUD Mekar Jaya di Jalan Hang Tuah Gang Sukma. Setelah itu, rombongan bergerak kerja untuk meninjau Program IVA Test di Pasar Wisata Pasar Bawah yang berada di Kampung Dalam, Kecamatan Senapelan.

“Setelah itu rombongan menuju peresmian Pembukaan Pelatihan Guru-Guru PAUD se-Provinsi

Riau di Gedung Olahraga (GOR) Volley Universitas Islam Riau di Jalan Kaharudin Nasution,” ucap Karo Humas Pemprov Riau, Darusman, Rabu (29/3/2017).

Setelah di GOR, rombongan Ibu Presiden RI melanjutkan kunjungan kerja dengan meninjau tempat pelatihan guru se-Provinsi Riau.

“Setelah makan siang, rombonan Ibu Negara menuju lokasi sosialisasi pencegahan narkoba di GOR Tribuana,

Jalan Riau, Kelurahan Padang Terubuk, Kecamatan Senapelan,” ujarnya.

Kemudian, Iriana Joko Widodo dan Mufidah Jusuf Kalla beserta OASE Kabinet Kerja menuju Gedung Dekranasda Provinsi Riau di Jalan Sisingamangaraja No 140, Kelurahan Kota Tinggi, Kecamatan Pekanbaru Kota.

“Selama kunjungan Ibu Negara dan rombongan akan diiringi oleh Gubernur Riau, Pangdam I/Bukit Barisan dan Kapolda Riau,” tandasnya.

 

Baca Juga :

 

 

40 Anak Yatim Dapat Ransel dan Biaya Pendidikan

40 Anak Yatim Dapat Ransel dan Biaya Pendidikan

40 Anak Yatim Dapat Ransel dan Biaya Pendidikan

Sebanyak 40 orang anak yatim diberikan bantuan berupa uang pendidikan dan ransel

. Bantuan itu disalurkan oleh Dompet Dhuafa (DD) dan swadaya masyarakat di Kecamatan Rangsang Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau.

Penyerahan bantuan itu berlangsung dalam Tabligh Akbar sekaligus pelanksanaan Isra Miraj. Penyerahan santunan itu disaksikan pula oleh tokoh masyarakat serta warga Desa Bina Maju dan sekitarnya. “Warga sangat antusias dengan adanya kegiatan seperti ini,” kata Pimpinan Cabang DD Riau, Ali Bastoni

“Ini adalah program dakwah Dompet Dhuafa Riau bersama CORDOFA

(Corps Dai Dompet Dhuafa) dalam menyongsong dan menyemarakan Ramadhan 1438 H,” katanya dalam rilis yang diterima redaksi bertuahpos.com, Senin (17/04/2017).

Kegiatan ini juga merupakan bagian dari proses persiapan program pengembangan ekonomi, untuk penanganan pasca panen beras guna memberikan konstribusi terhadap ketahanan pangan nusantara di wilayah tersebut.

Kepala Desa Bina Maju, Sabani mengatakan, acara ini adalah agenda rutin tahunan

masyarakat yang sudah ada sejak 31 tahun yang lalu. Tahun ini menjadi lebih istimewa dengan hadirnya Dompet Dhuafa Riau dan sekaligus memberikan konstribusi dalam bentuk paket sekolah untuk anak yatim dan dhuafa serta menghadirkan Cordofa selaku penceramah.

Isra Miraj adalah peristiwa besar Rasulullah SAW yang membawa perintah salat. Dalam perjalanan ini Rasulullah diperlihatkan Allah SWT berbagai peristiwa berupa balasan dan siksaan bagi yang melanggar syariat salat dan Islam. (/FT10/rls/bpc)

 

Sumber :

https://www.tripadvisor.com/Profile/ojelmandiri

Sebanyak 3.157 Siswa SMA di Mandau Akan Ikuti UN

Sebanyak 3.157 Siswa SMA di Mandau Akan Ikuti UN

Sebanyak 3.157 Siswa SMA di Mandau Akan Ikuti UN

Ada yang berbeda pada pelaksanaan ujian nasional (UN) untuk tahun pelajaran 2016/2017

dari tahun sebelumnya. Perbedaannya adalah pada waktu pelaksanaan UN dua metode UNBK (ujian nasional berbasis komputer) dan UNKP (ujian nasional kertas pinsil).

Kepala Rayon II Bengkalis, Drs Akmal menyebutkan sesuai dengan surat edaran Badan Standar Nasional Pendidikan pelaksanaan UN dengan sistem UNKP dimulai lebih siang dari UN tahun lalu, yakni pukul 10.30 WIB.

Hal ini mungkin dikarenakan adanya pelaksanaan UN berbasis komputer yang dilakukan dua sesi

yaitu sesi pertama pukul 07.30 WIB-10.00 WIB dan sesi kedua pukul 10.30-12.30, sehingga UNBK dan yang manual bisa secara bersamaan selesai.

“Jadi sekolah yang tidak melaksanakan UNBK akan memulai ujiannya pada pukul 10.30 WIB hingga 12.30 WIB. Setiap harinya satu bidang study yang diujiankan. Siswa masih bisa lebih banyak waktu belajar dan mempersiapkan diri untuk UN,” kata Akmal, Minggu (9/4/2017) saat dikonfirmasi GoRiau.com (GoNews Grup).

Dijelaskannya lagi, peserta UN SMA/MA di Kabupaten Bengkalis mencapai 6.547 siswa dari 75 sekolah.

Dari angka tersebut Kecamatan Mandau jumlah terbanyak peserta UN nya yang mencapai 3.157 siswa dari 23 sekolah.

“Untuk wilayah Kabupaten Bengkalis UNBK hanya dilaksanakan di 12 sekolah, sedangkan yang UNKP sebanyak 63 sekolah. Di Mandau, SMA yang melaksanakan UNBK hanya SMAS Cendana Duri, 22 sekolah sisanya melaksanakan UNKP,” katanya menjelaskan secara rinci.

Menariknya lagi, di Kecamatan Pinggir, dari 12 sekolah yang ada dengan 805 siswa, 6 diantaranya melaksanakan UNBK dan 6 lainnya melaksanakan UNKP.

“Alhamdulillah pelaksanaan UNBK dan UNKP tingkat SMK sudah selesai. Di Mandau ada 5 SMK yang melaksanakan UNBK dan 3 sekolah UNKP. Di Kecamatan Pinggir, dari 3 SMK hanya 1 yang melaksanakan UNBK,” tandasnya.

Akmal menghimbau kepada seluruh peserta didik yang akan mengikuti UN ini agar datang tepat waktu dan mengikuti UN dengan fokus. “Jangan ada yang terlambat pula, waktu mulainya sudah agak siang,” harapnya

 

Sumber :

http://ahmadali.wagomu.id/e107293.html

Beberapa Keuntungan dan Kelemahan dari Metode

Beberapa Keuntungan dan Kelemahan dari Metode

Beberapa Keuntungan dan Kelemahan dari Metode

Keuntungan : 
a. Memberikan dorongan kepada pegawai untuk melakukan pekerjaan dengan lebih baik, karena adanya pencatatan hasil pekerjaannya tiap hari dalam buku catatan harian yang kemudian diperiksa oleh kepalanya.
b. Metode ini dapat mengurangi waktu dari penganalisa jabatan dalam mengadakan observasi dan wawancara, apabila sebelumnya telah mempelajari buku-buku catatan harian.
Kelemahan:
a. Pada umumnya informasi yang diperoleh adalah tidak lengkap, karena tidak
memasukkan data – data lain yang diinginkan seperti alat -alat yang dipergunakan, kondisi – kondisi kerja dan sebagainya.
b. Memakan waktu lama

4. Pengamatan
Pengamatan langsung terutama bermanfaat dalam pekerjaan yang hanya terdiri dari aktivitas fisik yang dapat diamati. Pengamatan langsung sering digunakan dengan kombinasi wawancara. Salah satu pendekatan adalah dengan mengamati pegawai pada waktu melaksanakan tugasnya dalam suatu daur (cycle) kerja yang lengkap. Di sini perusahaan mencatat semua aktivitas-aktivitas pekerjaan yang diamati, kemudian setelah mengakumulasi informasi sebanyak mungkin, perusahaan mewawancarai pegawai, di mana orang itu didorong untuk memperjelas hal – hal yang belum dipahami benar dan menjelaskan aktivitas tambahan yang dilakukannya yang tidak kita amati.

Menurut Moekijat, 1992: 76 Beberapa Keuntungan dan Kelemahan dari Metode ini adalah: :
Keuntungan : 
a. Ada keseragaman , baik mengenai informasi yang dikumpulkan, maupun mengenai standard yang dipergunakan untuk menilai kecakapan, pengetahuan, pendidikan, tanggung jawab dan kondisi kerja.
b. Informasi yang diperoleh adalah lebih lengkap, lebih teliti, dan lebih dapat
dipercaya.

Kelemahan:
a. Sebagai metode tunggal, informasi yang diperoleh kurang lengkap.
b. Apabila pengamatan itu dilakukan hanya dalam waktu-waktu yang terbatas, misalnya sekali seminggu atau sekali sebulan, maka informasi yang diperoleh tidak lengkap.
Metode pengamatan merupakan metode yang paling baik untuk jabatan yang sederhana dan yang sifatnya berulang. Untuk jabatan-jabatan yang lain sebaiknya dipergunakan gabungan antara metode pengamatan dan metode wawancara

Sumber : https://icanhasmotivation.com/

Etika Profesional

Etika Profesional

Etika Profesional

Etika berasal dari bahasa Yunani, yaitu ethos yang berarti watak kesusilaan atau adat kebiasaan (custom). Etika adalah nilai-nilai, dan asas-asas moral yang di pakai sebagai pegangan umum bagi penentuan baik buruknya perilaku manusai atau benar salahnya tindakan manusia sebagai manusia (Soleh Soemirat, 2005:169). Etika mengacu pada sistem nilai dengan apa orang menentukan apa yang benar dan apa yang tidak benar, yang adil dan tidak adil, yang jujur dan tidak jujur. Etika terungkap dari perilaku moral dalam situasi terterntu. Peran etika dalam kehidupan pribadi dan praktisi sendiri juga sama pentingnya.

Prinsip di balik etika profesional adalah tindakan seseorang dirancang untuk menciptakan kebaikan yang paling tinggi baik bagi klien maupun bagi komunitas secara keseluruhan, bukan untuk meningkatkan posisi dan kekuasaan praktisi. Perilaku profesional di dasarkan pada apa yang secara umum di anggap sebagai motif yang luhur, yang di pantau dan di ukur berdasarkan kode perilaku yang berlaku dan di laksanakan melalui interpretasi kongkrit bagi mereka yang menyimpang dari standar kinerja yang telah di terima. Kode perilaku profesional di tujukan untuk menentukan norma perilaku yang dapat di terima bagi para karyawan dan profesional dalam berkarya.

Hubungan klien dengan profesional merupakan sebuah hubungan kepercayaan, hubungan kepercayaan ini berbeda dengan hubungan dengan pelayan ketrampilan. Etika erat kaitannya dengan pelaksanaan kode etik perilaku. Fungsi dari keduanya adalah untuk melindungi mereka yang mempercayakan kesejahteraan di tangan profesional. Perlindungan terhadap profesi tersebut berupa hak istimewa, status, dan kolegitas profesional. Dalam profesi, penerapan nilai-nilai moral dlam prakteknya di sebut sebagai etika terapan.

Etika profesi merupakan norma-norma, nilai-nilai, kaidah-kaidah, ukuran-ukuran yang diterima dan di taati oleh para pegawai atau karyawan, berupa peraturan-peraturan, tatanan yang di taati semua karyawan dari organisasi tertentu, yang telah di ketahuinya untuk di laksanakan, karena hal tersebut melekat pada status atau jabatannya. Dalam kata lain etika profesi adalah kebiasaan yang baik atau peraturan yang diterima dan ditaati oleh para karyawan dan telah mengendap menjadi bersifat normatif.

Baca Juga : 

Teknik Dalam Mengumpulkan Informasi Analisis Pekerjaan

Teknik Dalam Mengumpulkan Informasi Analisis Pekerjaan

Teknik Dalam Mengumpulkan Informasi Analisis Pekerjaan

Untuk mengadakan analisis jabatan maka perlu Pengumpulan data anaiisis pekerjaan, tugas ini biasanya dilakukan oleh spesialis bagian personalia seperti manajer personalia, analis pekerjaan atau konsultan dapat diminta untuk meninjau dan memverifikasi kesimpulan anaiisis pekerjaan yang berkaitan dengan aktivitas dan tugas pekerjaan.

Alasan utama menggunakan alat seleksi untuk mengukur prestasi kerja adalah agar pengusaha dapat membuktikan bahwa alat seleksi dan penilaian prestasi yang digunakan benar-benar berkaitan dengan pelaksanaan pekerjaan yang dinilai.

Beberapa metode yang umum digunakan adalah: 

1. Job Questioner/Daftar-daftar Pertanyaan
Job Questioner merupakan daftar-daftar pertanyaan yang dibagikan kepada para pegawai yang menguraikan tugas-tugas dan tanggung jawab yang berkaitan dengan pekerjaan mereka. Melalui metode ini diharapkan mereka memperoleh gambaran yang jelas daripada suatu jabatan.
Hal utama yang perlu diputuskan dalam metode ini adalah sejauh mana kadar struktur kuesioner tersebut seharusnya dan apa pertanyaan – pertanyaan yang harus dicakup.
Setiap pegawai/karyawan disajikan suatu daftar yang berisi tugas-tugas dan beberapa tanggung jawab secara khusus. Kemudian pegawai diminta menunjukkan apakah ia melakukan pekerjaan tersebut atau tidak, jika ia melakukan pekerjaan tersebut, berapa lama waktu yang biasanya diperlukan untuk melaksanakan tiap pekerjaan.
Pada bagian yang lain, kuesioner tersebut tidak terlalu terstruktur dan hanya meminta pegawai untuk menguraikan tugas-tugas utama dalam pekerjaannya. Dalam praktek, kuesioner terbaik sering merupakan gabungan antara kedua bagian itu.

Menurut Moekijat, 1992: 73 Beberapa Keuntungan dan Kelemahan dari Metode ini adalah: :
Keuntungan : 
1. Biaya relatif murah, karena tidak memerlukan banyak orang.
2. Dapat digunakan untuk memberikan latar belakang informasi guna menganalisis jabatan yang lebih baik.
3. Metode ini lebih sistimatis dibandingkan dengan metode – metode lainnya, karena telah dipersiapkan lebih dahulu secara tertulis apa yang akan ditanyakan.
4. Metode ini membantu pencatatan data dengan cara yang distandarisasikan sehingga menyebabkan lebih mudah pula dalam menafsirkan keterangan -keterangan yang ada.

Kelemahan :

a. Metode ini hanya dapat dipergunakan untuk pegawai-pegawai yang dapat membaca dan menulis. Untuk mereka yang buta huruf metode ini tidak dapat dipakai.
b. Informasi yang diperoleh sering kurang lengkap, kurang teratur dan kadang-kadang tidak berurutan.
c. Bagi banyak orang, sulit mengisi daftar pertanyaan.

2. Wawancara (Interview)
Wawancara tatap muka merupakan suatu cara efektif untuk mengumpulkan informasi pekerjaan.
Bila metode ini digunakan, analisis perlu mewawancarai baik tenaga kerja yang menempati posisi pekerjaan maupun atasan langsungnya. Dengan wawancara ganda seperti itu, analisis dapat memeriksa kebenaran tanggapan – tanggapan yang dia terima. Bagaimanapun juga, efektivitas sistem ini terutama tergantung pada ketrampilan pewawancara (T. Hani Handoko, 1992: 44)

Menurut Moekijat, 1992: 75 Beberapa Keuntungan dan Kelemahan dari Metode ini adalah: :
Keuntungan : 
a. Dapat diperoleh informasi (keterangan) yang lebih lengkap dan lebih jelas daripada dengan metode kuesioner. Hal ini adalah jelas, karena apabila informasi itu kurang lengkap atau kurang jelas dapat segera ditanyakan lagi.
b. Dapat dihindarkan adanya salah pengertian.
c. Dapat dipergunakan untuk membetulkan informasi yang kurang jelas yang diperoleh melalui metode-metode lainnya.

Kelemahan :
a. Metode ini memakan waktu yang lebih lama dan biaya yang lebih mahal daripada dengan metode dafltar pertanyaan.
b. Pegawai yang diwawancarai mungkin merasa pekerjaannya diselidiki, sehingga merasa kurang senang

3. Buku Harian (Log Tenaga Kerja)
Log harian adalah :
daftar hal-hal yang dilakukan oleh para tenaga kerja selama hari itu, di mana mereka mencatat setiap aktivitas tersebut dalam log.
Hal ini membantu penganalisa jabatan dalam memperoleh suatu gambaran yang lengkap mengenai pekerjaan yang dilakukan para pegawai, terutama apabila hal itu dilengkapi dengan wawancara dengan pegawai dan supervisor.

Sumber : https://mayleneandthesonsofdisaster.us/

Pengumuman PPDB 2015 Nyaris Rusuh

Pengumuman PPDB 2015 Nyaris Rusuh

Pengumuman PPDB 2015 Nyaris Rusuh

Dalam dua hari terkahir Dinas Pendidikan (Disidik) Kota Bandung dibanjiri orang tua siswa.

Mereka berbondong-bondong mengerubuti panitia Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di kantor dinas.

Rata-rata kegelisahan orang tua siswa tidak jauh berbeda. Hilangnya nama anak-anak mereka dari daftar pengumuman penerimaan PPDB online, jadi pertanyaan yang tidak mampu dijawab panitia secara pasti.

Jajaran panitia PPDB SMP/SMA menyandarkan pertanggungjawaban pada sistem online, sementara orang tua meminta kepastian. Situasi itu sempat memancing keributan. Meski tidak meledak dengan bentrok fisik. Namun, teriakan-teriakan orang tua siswa, cukup membuat suasana memanas dan kegaduhanpun membahana di lantai tiga kantor disdik.

Panitia PPDB SMA Disdik Kota Bandung Juli Wahyu kepada Bandung Ekspres mengatakan

, pertanyaan orang tua siswa hampir sama. Tapi, fakta sistem online PPBD begitu adanya. ’’Keputusan berubah, turun naiknya, atau hilang dan diterimanya siswa di sekolah tujuan sudah otomatis mengacu pada besaran NEM,” tukas dia di Kantor Disdik Kota Bandung, Jalan Ahmad Yani, kemarin (9/7).

Pelayanan pengaduan yang dibuka disdik sejak pukul 09.00 WIB dan berakhir pukul 24.00 WIB, Kamis (9/7) jelas dia, merupakan batas terkahir pengumuman diterima dan tereliminasinya siswa di sekolah yang jadi pilhan satu dan dua. ’’Saya hanya menjamin, yang anaknya memiliki NEM lebih tinggi dari passing grade, atau sama dan masih masuk dalam kuota yang tersedia pasti diterima,” ungkap Juli.

Di luar itu, lanjut dia, disdik tidak bisa menjamin. Sedangkan siswa yang namanya tercantum

dalam pengumuman online, dan sudah ditandai bintang, siswa tersebut sudah pasti diterima.

Pernyataan yang sama diungkapkan panitia PPDB SMP Disdik Kota Bandung Agus Suhara. Dalam pelgaduannya rata-rata orang tua siswa mengeluhkan anak-anaknya yang terlempar dari pilihan satu ke pilihan dua, serta harus bertarung dengan peserta dari luar wilayah. ’’Perwal sudah mengatur mekanisme penerimaannya. Jadi kita ikuti aturan tersebut,” kata dia.

Seluruh pengaduan yang masuk ke panitia PPDB, jelas dia, Kamis malam kemarin dibawa ke rapat pleno Pemkot Bandung. Seluruh keluhan dan pelaporan akan dikaji dan akan diputuskan. ’’Masyarakat tinggal menunggu hasilnya Jumat (10/7). Putusan itu sudah final. Siswa yang diterima di sekolah tujuan tinggal melakukan daftar ulang,” ucap Agus

 

Baca Juga :

Selenggarakan Tiga Ujian Nasional

Selenggarakan Tiga Ujian Nasional

Selenggarakan Tiga Ujian Nasional

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan menyelenggarakan tiga ujian nasional pada 2016 mendatang.

UN pertama merupakan ujian perbaikan bagi peserta periode 2015 yang belum memenuhi standar kompetensi lulusan (SKL) pada satu atau lebih mata pelajaran.

UN kedua merupakan ujian utama 2016 dengan kisi-kisi baru. Sementara itu UN ketiga

merupakan perbaikan bagi peserta 2016. ’’Tahun depan, peserta UN 2015 yang ingin melakukan perbaikan disilakan ikut. Jadi UN tahun depan bukan hanya untuk peserta UN 2016,’’ kata Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kemendikbud Totok Suprayitno, belum lama ini.

Nantinya, UN pertama akan dilaksanakan pada 22 Februari 2016. Untuk UN utama 2016 akan dilaksanakan mulai 4 April. Sementara, UN perbaikan 2016 akan dilaksanakan awal Juni atau September.

Materi ujian disesuaikan dengan jenis UN. Materi UN perbaikan 2015

sesuai dengan kisi-kisi 2015. UN utama 2016 materi ujiannya ada tiga. Yaitu irisan kurikulum KTSP dan K13, Kisi-kisi UN yang dikeluarkan BSNP (bersifat makro), dan sesuai dengan ketuntasan kurikulum. Sementara, materi untuk UN perbaikan 2016 sama dengan UN utama 2016. ’’UN perbaikan 2015 akan dilakukan dengan berbasis komputer. Ujian akan dilaksanakan di SMA/SMK di domisili siswa saat ini dan siswa dapat mendaftar secara daring ke dinas provinsi,” tambah Totok.

Untuk UN utama di 2016 akan dilaksanakan di sekolah masing-masing dengan berbasis kertas dan komputer. Sedangkan untuk UN perbaikan 2016, mekanismenya sama dengan UN perbaikan 2015, yaitu berbasis komputer dan pendaftaran dilakukan secara daring di dinas provinsi.

 

Sumber :

https://www.pesawarankab.go.id/pages/sejarah-trisakti/

Over Kuota saat PPDB Jadi Ajang Proyek

Over Kuota saat PPDB Jadi Ajang Proyek

Over Kuota saat PPDB Jadi Ajang Proyek

Benar saja, over kuota penerimaan peserta didik baru (PPDB) disetiap sekolah SMP Negeri dan SMA dan SMK Negeri

di kota Cirebon, menjadi ajang proyek pemerintah daerah. Pasalnya, tahun sebelumnya Dinas Pendidikan Kota Cirebon telah mengusulkan anggaran Rp 18 miliar ke Pemprov Jabar.
PPDB
EDDY JUNAEDY/JAMBI INDEPENDEN

HARI TERAKHIR: Pendaftar dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Selasa (7/7) terlihat PPDB di Dinas Pendidikan Kota Jambi.

Ketua PPDB Kota Cirebon Abdul Haris mengakui, PPDB di Kota Cirebon setiap tahunnya mengalami peningkatan. Untuk mengantisipasi itu, jauh-jauh hari sebelumnya pihaknya telah mengajukan plafon anggaran Rp 10,5 miliar untuk SMA dan SMK. Sedangkan untuk SMP Rp 7,8 miliar.

’’Jadi kalau ditotal anggaran tersebut sekitar Rp 18 miliar lebih. Anggaran tersebut didapat dari pagu

anggaran pemerintah provinsi yang sudah kita ajukan sejak tahun kemarin. Kalau dari APBD tidak ada anggarannya dan tidak mungkin bisa di cover. Karena di APBD kita hanya mengajukan Rp 600juta,’’ ujar Haris Selasa (28/7).

Menurutnya, anggaran Rp 18 miliar tersebut diperuntukkan untuk lelang mebeler seperti kursi dan meja sebagai penunjang belajar siswa di setiap sekolah. Bahkan, untuk saat ini sudah ada yang mengajukan lelang mebeler. ’’Dana Rp 18 miliar itu bukan untuk bangunan kontruksi. Tapi, untuk pengadaan mebeler,’’ ungkapnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, jika dilakukan pembangunan gedung baru, tentu tidak mungkin

dilakukan mengingat lahan di masing-masing sekolah sudah terbatas. Selain itu, ketika ingin dibangun dengan cara ditingkat, apakah kekuatan bangunan sekolah tersebut mampu menahan bangunan baru di atasnya. ’’Ketika ingin dibangun dengan cara ditingkat, tentunya harus membongkar semua kontruksi bangunan dari awal. Ini kan tidak mungkin,’’ ucapnya

Kabid Sarana dan Prasana Dinas Pendidikan Kota Cirebon Haris mengungkapkan, membludaknya PPDB tahun ini dari kuota memang tidak bisa dibendung. Bahkan, dirinya tidak mengaku over kuota yang terjadi di setiap sekolah itu lewat jalur mana. Sebab, PPDB secara online tidak ada masalah, karena semuanya sesuai dengan ketentuan kuota. ’’Persoalan PPDB ini memang sulit diperbaiki sampai kapanpun. Bahkan dari tahun ke tahun akan terjadi seperti ini. Mungkin karena animo masyarakat Kota Cirebon ingin sekolah di sekolah yang ngetop akhirnya melebihi kuota. Ya kami akui, banyak titipan yang masuk. Tapi, titipan itu bukan dari Disdik. Nah, titip menitip itu nggak tahu lewat cara apa, karena saya tidak menerima uang,’’ kilahnya.

 

Sumber :

https://dcc.ac.id/blog/sejarah-kerajaan-bali/

Pengertian OSI layer dan tcp or ip

Pengertian OSI layer dan tcp or ip

Pengertian OSI layer dan tcp or ip

Model Referensi jaringan terbuka OSI atau di sebut juga OSI Reference Model for open networking ialah model arsitektur jaringan yang mengembangkan sebuah badan International Organization for Standardization (ISO) di Eropa pada tahun 1977. OSI merupakan singkatan dari sebuah Open System Interconnection. Model ini bisa disebut juga dengan “Model tujuh lapis OSI” (OSI seven layer model).

OSI berusaha membentuk standar jaringan komputer untuk menunjang interoperatibilitas antar pemasok yang berbeda-beda. Di dalam suatu jaringan yang besar biasanya ada banyak protokol jaringan yang berbeda. Dengan  tidak adanya suatu protokol yang sama, membuat banyak perangkat tidak dapat saling berkomunikasi.

Model referensi ini awalnya ditujukan untuk basis yang mengembangkan protokol-protokol jaringan komputer, walaupun pada kenyataannya inisatif ini bisa mengalami kegagalan. Kegagalan itu bisa disebabkan oleh beberapa faktor berikut:

• Model referensi ini bisa dianggap sangat kompleks. Beberapa fungsi (seperti metode komunikasi connectionless) dianggap masih kurang sempurna, sementara fungsi lainnya (seperti flow control dan koreksi kesalahan) diulangi hingga sampai beberapa lapisan

• Standar model referensi ini, bila dibandingkan menggunakan model referensi DARPA (Model Internet) yang sudah dikembangkan oleh Internet Engineering Task Force (IETF), sangat berdekatan. Model DARPA adalah model basis protokol TCP/IP yang populer dipakai

• Pertumbuhan Internet dan protokol TCP/IP (sebuah protokol jaringan dunia nyata) membuat OSI Reference Model menjadi sangat kurang diminati oleh peminatnya.

Pemerintah AS (Amerika Serikat) mencoba untuk bisa mendukung protokol OSI Reference Model dalam sebuah solusi jaringan pemerintahan pada tahun 1980-an, dengan beberapa standar yang disebut juga dengan Government Open Systems Interconnection Profile (GOSIP). Walaupun demikian, usaha inialambat laut akhirnya ditinggalkan pada tahun 1995, dan implementasi jaringan yang menggunakan OSI Reference model jarang dijumpai di luar Eropa.

OSI Reference Model akhirnya dapat dilihat sebagai model ideal dari koneksi logis yang terjadi supaya komunikasi data dalam jaringan dapat berlangsung dengan baik. Protokol yang dipakai dalam dunia nyata, semacam TCP/IP, DECnet dan IBM Systems Network Architecture (SNA) menempatkan tumpukan protokol (protocol stack) mereka ke OSI Reference Model. OSI Reference Model pun dipakai untuk awal mempelajari bagaimana beberapa protokol jaringan di dalam sebuah kumpulan protokoldapat berfungsi.

Baca Juga :